Ayah Setubuhi Putri Kandung, Korban: Aku ini Anakmu Ayah, Tolong Jangan Lakukan

PANYABUNGAN, (MohgaNews)- SZ, korban pemerkosaan yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri, Ahmad (41) mengisahkan kejadian pemerkosaan yang dilakukan ayah kandungnya itu pada Rabu malam (22/9/2021)

Aksi bejat ayahnya itu dilakukan di dalam kamar rumah tempat tinggal mereka. Ketika itu, di dalam rumah hanya ada pelaku dan korban. Sementara ibu korban sedang di rumah neneknya di Aek Badak, Tapanuli Selatan. Begitu juga dengan saudara kandung korban, saat peristiwa terjadi, kakak korban sedang bekerja di salah satu warung kopi tak jauh dari tempat kejadian, dan dua orang saudara laki-laki korban atau anak pelaku juga sedang bekerja sebagai tukang parkir di jalan protokol Panyabungan.

Kepada MohgaNews, SZ menyebut ayahnya baru saja pulang kerja di pool angkutan umum tepatnya di pasar lama Panyabungan.

“Pas ayah masuk ke rumah saya waktu itu di dalam kamar, lalu ayah menyuruh belikan gulai, ayah masuk ke kamar, tiba-tiba ayah memeluk dan menyekap mulutku dan saya jatuh ke lantai, saat itu juga ayah menyuruh aku harus turutin dia, dan meminta saya jangan beritahu siapapun,

“Saya masih sempat minta tolong sama ayah, jangan lakukan, aku anakmu ayah, tapi dia tak peduli, saya tak sanggup lagi melawan karena tubuh saya dikuasainya,” tutur SZ mengenang perbuatan bejat ayahnya. Ia pun mengaku ayahnya menyetubuhinya satu kali. Setelah itu SZ ke luar dari rumah menuju tempat bekerja kakaknya dan menceritakan kejadian yang ia alami itu.

“Saya takut bang, baru ini ayah berbuat begini, saya lari ke tempat kerja kakak, dan menceritakan kelakuan ayah itu,” tambahnya

SZ mengaku tidak menyangka ayahnya tega menodai dirinya yang merupakan darah daging atau putri kandung pelaku. Pun demikian, SZ mengaku selama ini ia amat menyayangi ayahnya

“Baru kali ini bang, selama ini aku sayang sekali sama ayah, tapi beginilah yang ia lakukan,” ucapnya seraya tertunduk.

Saat ini, pelaku sudah diamankan Polisi di ruang tahanan Polres Madina. Peristiwa ini sempat menghebohkan warga Kelurahan Sipolupolu, warga yang kesal atas perbuatan pelaku tak bisa menahan emosi sehingga pelaku sempat dipukuli massa.

Polres Madina sendiri belum memberikan keterangan pers terkait kejadian ini, tapi petugas telah menerima laporan pengaduan korban didampingi ibunya. (MN-08)