Desember 7, 2022

MADINA, Mohga – turnamen sepakbola Bonda Kase Patiluban (Bopas) CUP yang berlangsung di lapangan Natal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berakhir ricuh. Dalam tayangan video berdurasi 29 detik yang diterima MohgaNews terlihat suporter saling pukul dan kejar-kejaran.

Parahnya, kayu yang dipatok untuk pengikat batas penonton dicabut oleh beberapa suporter dan dijadikan sebagai alat pemukul suporter lainnya.

Terlihat dalam video tersebut, seorang polisi Polsek Natal tersungkur ke tanah dan pakaian dinasnya berlumpur akibat mengamankan suporter yang ricuh.

Kapolsek Natal, AKP Ayub Nasution melalui Pejabat Sementara Kapolsek, IPTU Akbar Hasibuan mengatakan bahwa final turnamen sepakbola Bopas CUP terjadi ricuh antara suporter tim dari Kecamatan Lingga Bayu dengan tim Kecamatan Natal.

Akbar mengaku, kericuhan itu terjadi setelah pertandingan dinyatakan selesai dengan skor akhir 1-0. Tim dari Lingga Bayu berhasil menang dari tim Natal.

“Penyebab kericuhan itu akibat suporter dari kedua tim diduga saling ejek, makanya terjadi ricuh. Anggota (Polisi) di lokasi berusaha mengamankan dan akhirnya kondusif, seterusnya penyerahan piala dilakukan,” katanya, Minggu (20/11/2022).

Kasatpol Air Polres Madina ini menyebut tidak ada korban jiwa dan luka-luka dalam peristiwa kericuhan tersebut.

“Tidak ada korban maupun luka-luka. Tadi sempat bentrok sebentar, cuma berlangsung tidak lama kembali kondusif,” imbuhnya. (MN-08)