Tim Gegana Polda Sumut Turun ke Madina Cek Insiden Sibanggor

MADINA – Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Arie Sofandi Paloh SH SIK menyebut tim Kimia dan Bahan Beracun (KBR) Gegana Polda Sumut hari ini turun ke Madina untuk mengecek insiden yang terjadi di Sibanggor Kecamatan Puncak Sorik Marapi (PSM).

Tim KBR tersebut bekerja untuk memastikan apakah benar ada kandungan H2S terhirup warga sehingga ratusan warga dilarikan ke rumah sakit yang ada di Kecamatan Panyabungan.

Arie mengatakan, 105 orang warga Sibanggor Kecamatan Puncak Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang dirawat di RSUD Panyabungan dan RS Permata Madina hingga saat ini kondisi kesehatannya stabil.

Hal itu disampaikan Kapolres Madina saat membesuk pasien di tenda dan ruang rawat bedah RSUD Panyabungan, Jum’at (23/2/2024) pukul 09.40 Wib.

“Data yang kita terima saat ini dari kedua rumah sakit berjumlah 105 orang warga Sibanggor. 59 di RS Permata dan 46 di RSUD Panyabungan. Kondisi kesehatan keseluruhan pasien stabil,” kata Arie.

Kapolres Madina menyebut tadi malam pukul 00.00 hingga pukul 02.00 Wib dini hari, dia bersama Kabag Ops Kompol M. Rusli sudah bersua dengan pihak perusahaan PT. SMGP yang dimonitor langsung oleh Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi.

Kunjungannya itu bertujuan untuk memonitor langsung situasi di lokasi terkait kegiatan aktivasi sumur V-01 yang berada di Desa Sibanggor Julu.

“Kalau berdasarkan keterangan dan kronologis serta legalitas dari PT SMGP sudah sesuai. Namun untuk membuktikan keracunannya membutuhkan tim khusus,” jelas Arie Paloh. (FAN)