MADINA, Mohga – banyaknya keluhan masyarakat Desa Panjaringan atau Rao-rao Panjaringan Kecamatan Tambangan Kabupaten Madina soal kehancuran jalan umum mendapat respon positif dari Wakil Bupati, Atika Azmi Utammi Nasution.
Warga setempat yang ditemui MohgaNews, Jum’at (7/10/2022) kemarin mengaku jalan Kabupaten tersebut sudah puluhan tahun rusak parah. Seperti dikatakan Ahmad Nasution bahwa jalan sepanjang 3,5 kilometer itu dibangun masa Bupati Madina pertama, Amru Daulay.
Jalan tersebut menjadi salah satu akses utama masyarakat yang dominan memilki usaha di bidang pertanian. Apabila musim penghujan, kondisi jalan semakin parah dan digenangi air dan banyak bebatuan besar.
Sulitnya akses jalan menjadi kendala bagi masyarakat untuk menjual hasil panen pertanian ke pusat ibu kota Kecamatan. Parahnya lagi, pelajar yang tinggal di sekitar lokasi merasa kesulitan apabila hendak berangkat sekolah, sebab angkutan umum sangat jarang memasuki wilayah tersebut.
Kepala Desa Panjaringan, Hamdan juga mengaku jalan tersebut sudah beberapa kali mereka usulkan kepada pemerintah daerah agar dibangun, namun tanggapan dari pemerintah daerah tak kunjung ada.
Hamdan berharap, pemerintah daerah melalui instansi terkait peduli akan nasib masyarakat.
“Sudah beberapa kali kami ajukan kepada pemerintah daerah soal permohonan perbaikan jalan ini. Jumlah masyarakat di sini tidak sedikit, memiliki 179 kepala keluarga. Tolong pak Bupati pedulikan nasib kami,” ujarnya.
Wakil Bupati memberikan respon positif soal keluhan masyarakatnya itu. Atika menyebut, tahun 2023 jalan tersebut akan diperbaiki.
“2023 kita perbaiki,” kata Atika kepada mohganews, Senin (10/10/2022).
Sementara Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Madina, Elpianti Harahap mengaku pihaknya saat ini sedang melakukan pembangunan peningkatan jalan wilayah Kelurahan Laru Lombang – Tambangan Jae, Tambangan Tonga, Tambangan Pasoman hingga Rao-Rao Dolok menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus ( DAK) 2022.
Elpi menjelaskan, mereka saat ini sedang proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2023. Ia menyebut jalan di Rao-rao Panjaringan akan diusakan agar tertampung.
“Akan kita usahakan 2023 jalan itu dibangun. Dalam Musrenbang juga sudah masuk jadi prioritas,” jelasnya. (MN-08)






