PANYABUNGAN, – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) setelah dipimpin Muhammad Ja’far Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi ingin melahirkan rencana strategis mengatasi perekonomian masyarakat yang semakin melemah paska adanya pandemi Covid-19.
Salah satu strategi untuk membantu masyarakat dengan ekonomi lemah yaitu memaksimalkan pengelolaan lembaga zakat daerah atau Badan Amil, Zakat, dan Sedekah Daerah (Bazda)
Hal itu disampaikan Bupati Madina, Ja’far Sukhairi Nasution sewaktu menerima silaturahim pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) baru-baru ini di ruang kerjanya.
“Kita sedang menyusun regulasi dan aturan yang tepat untuk memaksimalkan pengelolaan zakat (Bazda). Karena, kami berpendapat dengan memaksimalkan pengelolaan zakat akan dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat kita,
“Zakat dari pegawai (PNS), zakat dari warga kita yang ekonominya bagus, termasuk zakat bagi karyawan perusahaan swasta. Berapa banyak perusahaan swasta di daerah kita, apabila sudah ada regulasi yang pas, tentu semua karyawan, semua pengusaha akan kita ajak untuk mengeluarkan zakat melalui Bazda. Dan, pengelola Bazda akan menyalurkan bantuan dana kepada mustahak kita di semua kecamatan se Kabupaten Madina,” kata Sukhairi
Eks Wakil Ketua DPRD Madina ini menyampaikan dampak pandemi Covid-19 cukup terasa bagi masyarakat. Namun, Sukhairi mengimbau masyarakat tetap semangat dan menjalankan usaha semaksimal mungkin
“Kita jangan menyerah dengan situasi apapun, musibah ini cobaan dari Tuhan bagi hambanya, tentu kita kembalikan dengan cara berdoa kepada yang Maha Kuasa, semoga musibah ini segera berakhir,” pesannya. (MN-01)











