BATAHAN, – Irfan, pelaku pemerkosa adik iparnya berinisial LM itu ternyata sudah memiliki 4 orang anak dari istrinya, yang tak lain adalah suami kakak korban. LM sendiri saat ini sedang duduk di kelas II Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah itu
pelaku diketahui bekerja serabutan. Sedangkan istrinya bekerja sebagai petani.
Pemerkosaan yang dialami LM ini terjadi pada hari Kamis pagi (27/1/2022) sekitar pukul 6:15 Wib. Ketika itu, korban hendak buang air besar ke parit di belakang rumah yang ia tinggali bersama orangtuanya. Parit tersebut berada di areal kebun karet warga.
Ternyata pelaku Irfan sudah mengintai korban. Seketika berada di parit, pelaku langsung menjalankan aksinya dengan memaksa korban dan menyetubuhinya.
Usai melakukan aksinya, pelaku langsung kabur, lalu korban melaporkan kejadian yang ia alami kepada ibunya
“LM tiba di rumah sudah pucat dan ada luka di bibir dan keningnya. Ibu korban mengira LM terjatuh karena di belakang rumah tanahnya licin. Tapi, LM dalam keadaan cemas. Ibu korban pun menanyakan apa yang terjadi, lalu korban bercerita ia diperkosa pelaku, suami kakaknya sendiri. Pelaku membenamkan korban di parit tempat ia buang besar di situ,” ungkap paman korban kepada wartawan, Minggu (30/1/2022)
Paman korban ini menyebut, pelaku sudah memiliki 4 orang anak.
“Anaknya masih kecil-kecil, paling besar itu usia 8 tahun,” sebutnya
Jarak dari rumah pelaku dengan rumah korban sekitar 200 meter. Saat kejadian, orang tua korban bernama Ayarlin sedang menjaring di sungai, sebagai tambahan penghasilan dari pekerjannya sebagai petani
Pelaku saat ini masih dalam pengejaran polisi, warga sempat ikut mencari keberadaan pelaku tetapi belum berhasil ditemukan.
“Pelaku masih dalam pencarian,” kata Kapolsek Batahan, AKP Sapariono.
Sementara korban saat ini sedang menjalani pengobatan di Panyabungan. (MN-14)






