Soal Warga Diduga Terpapar H2S, Berikut Keterangan PT SMGP

PANYABUNGAN, – puluhan orang warga Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal (Madina) dilarikan ke rumah sakit dikarenakan dugaan terdampak paparan H2S, pihak perusahaan PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) memberikan keterangan

Berikut isi keterangan pers PT SMGP yang diperoleh wartawan melalui corporate communication:

” Pada 6 Maret 2022 masyarakat melaporkan adanya paparan gas H2S di sekitar area pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP). Dugaan paparan tersebut terjadi di awal proses kegiatan buka sumur AAE-05

Dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya termasuk kegiatan buka sumur, PT SMGP telah melakukan semua tahapan kegiatan sesuai prosedur.

Saat ini penyidikan sedang dilakukan dan bekerjasama dengan pihak berwenang. PT SMGP telah mengambil langkah pendahuluan dengan fokus pada keselamatan warga dan pekerja, serta pengamanan operasi dan aset.

Keselamatan masyarakat, pekerja dan kontraktor merupakan prioritas utama PT SMGP”

Dapat diketahui, puluhan orang masyarakat Puncak Sorik Marapi dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Panyabungan dan rumah sakit Permata Madina Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (6/3/2022) Belum diketahui pasti apa penyebab peristiwa ini, tetapi diperkirakan bersumber dari proyek pembangkit listrik tenaga panasbumi (PLTP) PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP). (MN-08)