Sambut Nuzulul Qur’an, PMII Madina Bagikan 200 Takjil kepada Pengguna Jalan

MADINA – Dalam rangka mengisi kegiatan di bulan suci Ramadan, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Mandailing Natal (Madina) melaksanakan kegiatan berbagi 200 paket takjil kepada para pengguna jalan, bertepatan dengan momentum pertengahan bulan Ramadan sekaligus menyambut peringatan Nuzulul Qur’an.

Kegiatan ini dipusatkan di sejumlah titik strategis di Kota Panyabungan dan menyasar pengendara roda dua, roda empat, serta masyarakat yang masih dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Ketua PC PMII Kabupaten Madina, Abdul Rahman Hasibuan mengataman, aksi sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian kader PMII kepada masyarakat. Momentum pertengahan bulan Ramadan menjadi refleksi bersama untuk memperkuat semangat berbagi dan meningkatkan kualitas ibadah.

“Momentum pertengahan bulan ramadan semangat ibadah jangan sampai menurun. Justru ini menjadi pengingat bagi kita untuk semakin memperbanyak amal, salah satunya dengan berbagi kepada masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan pembagian takjil ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang belum sempat menyiapkan hidangan berbuka. Selain membantu meringankan kebutuhan berbuka puasa, aksi ini juga mempererat hubungan emosional antara mahasiswa dan masyarakat.

Kehadiran kader PMII di tengah-tengah masyarakat melalui kegiatan sosial seperti ini turut membangun citra positif organisasi mahasiswa sebagai agen perubahan yang tidak hanya bergerak dalam wacana, tetapi juga aksi nyata.

Setelah melaksanakan aksi sosial berbagi paket takjil kepada pengguna jalan, kader PMII Madina melanjutkan rangkaian kegiatan dengan agenda buka puasa bersama sebagai bagian dari penguatan ukhuwah dan konsolidasi internal organisasi.

Kegiatan berbagi yang dilaksanakan menjelang waktu magrib berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh kader yang terlibat menunjukkan kekompakan, mulai dari persiapan, distribusi takjil, hingga pengaturan teknis di lapangan. Hal ini menjadi bukti bahwa kultur gotong royong dan militansi kader tetap terjaga.

Usai kegiatan eksternal selesai, kader berkumpul di lokasi yang telah disepakati untuk melaksanakan buka puasa bersama secara sederhana namun sarat makna. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang makan bersama, tetapi juga ruang refleksi atas setengah perjalanan Ramadan dan evaluasi gerak organisasi ke depan.

Buka puasa bersama tersebut turut dihadiri oleh Ketua GP Ansor Madina, Muhammad Syahnan Nasution, serta Ketua Banser Khairul Andi Nasution. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PMII, Muhammad Ridwan Lubis, yang memberikan dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan sosial yang dilaksanakan kader PMII.

Kehadiran para tokoh tersebut menjadi simbol sinergi antara organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama dalam memperkuat ukhuwah, solidaritas, serta komitmen bersama dalam pengabdian kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, para tokoh yang hadir juga mengapresiasi langkah kader PMII yang tetap konsisten menghadirkan kegiatan sosial di tengah masyarakat selama bulan Ramadan.

“Ramadan adalah madrasah kaderisasi spiritual. Setelah kita hadir dan berbagi untuk masyarakat, kita juga harus memastikan internal kita tetap solid, satu komando, dan istiqamah dalam perjuangan,” tutup Rahman. (FAN/Rel)