MADINA – Satuan Tugas (Satgas) Anti Premanisme di Polres Mandailing Natal (Madina) resmi dibentuk. Satgas ini memakai nama ‘Tim Babiat’. Istilah Babiat berasal dari Bahasa Mandailing dalam menyebutkan nama hewan buas Harimau.
Kasi Humas Polres Madina Iptu Bagus Seto, SH membenarkan Satgas Anti Premanisme resmi terbentuk di Polres Madina. Ia menyebut, orang-orang yang tergabung di dalamnya team itu adalah personel Polri dari berbagi satuan, yakni Reserse Kriminal, Reserse Narkoba, Intelkam, Samapta, Lalu Lintas, Binmas, Propam, dan polsek jajaran.
“Tim Babiat ini sama fungsinya dengan Satgas Anti Premanisme yang dibentuk pada jajaran Polri di seluruh Indonesia. Tim ini berkerja dalam membasmi aksi premanisme yang terjadi di lingkungan masyarakat,” kata Bagus saat dihubungi, Sabtu (10/5/2025).
Bagus Seto menyebut, Tim Babiat selama 20 hari kedepan (tanggal 1 hingga 20 Mei) berfokus dalam membasmi aksi premanisme. Hingga kini, sudah ada 10 orang di seluruh wilayah hukum Polres Madina dilakukan pembinaan.
“Operasi pekat kewilayahan sedang berjalan, dilakukan 20 hari kedepan. Sampai saat ini, sudah ada preman-preman yang kita amankan. Misalnya, juru parkir nakal, oknum-oknum yang melakukan pungutan liar, dan aksi-aksi yang membuat keresahan di lingkungan masyarakat,” jelas dia.
Bagus berharap hadirnya Tim Babiat ini dapat mengurangi angka kriminal di Kabupaten Madina, dan masyarakat merasa nyaman dalam melakukan aktivitasnya.
“Kita berharap masyarakat Madina menyambut baik hadirnya tim ini. Tim ini akan aktif kedepan dalam membasmi para preman yang mencoba meresahkan masyarakat,” ucap dia.
Pembentukan Satgas Anti Premanisme ini merupakan atensi Presiden Prabowo kepada penegak hukum di Indonesia. Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sudah mengerahkan jajarannya membentuk satgas.
Satgas ini berfungsi untuk memberikan rasa aman bagi para investor yang berinvestasi di Indonesia. Kapolri secara tegas menyebut, para investor jangan pernah merasa takut akan tindakan premanisme yang dilakukan oleh pihak-pihak yang terlibat. Polri siap menindak para preman di seluruh Indonesia. (FAN)





