Petani Madina Dapat Bantuan Bibit Kelapa dari Kementerian Pertanian

MADINA, Mohga – Kementerian Pertanian RI memberikan bantuan bibit kelapa kategori lokal kualitas bibit unggul kepada petani di Kabupaten Madina

Bantuan ini diterima delapan kelompok tani, total 11 ribu bibit kelapa dan 1.200 liter pupuk cair, diserahkan melalui perpanjangan tangan Dinas Pertanian Kabupaten Madina. Penyerahan secara simbolis dilakukan di Desa Sihepeng II Kecamatan Siabu Kabupaten Madina, Rabu (4/10/2023).

Hadir Kepala Dinas Pertanian Madina Siar Nasution, SP didampingi sejumlah pejabat Dinas Pertanian dan penyuluh pertanian yang bertugas di wilayah Kecamatan Siabu.

Kemudian tiga orang perwakilan Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan wilayah Kabupaten Madina yakni, Krisna Matondang, Robi Siswandi dan Wahyunita.

Siar Nasution mengatakan bantuan bibit kelapa dari Kementan tersebut merupakan usulan dari Pemkab Madina melalui Distan untuk kepentingan peremajaan kelapa.

“Bantuan bibit kelapa untuk petani Madina ini perlu saya tegaskan bukan untuk kepentingan perluasan, namun ini suatu langkah dalam peremajaan karena kelapa yang ada di Madina kebanyakan sudah memasuki usia tua,” katanya.

Siar menyebut, para penyuluh Distan Madina di seluruh wilayah nantinya tetap melakukan pendampingan kepada para kelompok tani yang ada. Dia mengaku, hal ini selalu ditekankan bagi penyuluh agar kualitas tanam semakin baik.

“Sudah pasti dan sering saya sampaikan kepada penyuluh supaya serius mendampingi para petani kita. Jangan nanti setelah diberikan bantuan, petani ini tak menanam. Ini harus dikawal agar supaya memiliki manfaat,” jelasnya.

Mewakili bupati Madina HM Ja’far Sukhairi Nasution, Siar Nasution mengucapkan terima kasih kepada Kementan RI atas bantuan yang telah direalisasikan.

“Pak bupati dan seluruh jajaran di Pemkab Madina mengucapkan ribuan terima kasih atas bantuan ini. Semoga ke depan, Kementan selalu mau dan ringan langkah mengalokasikan anggaran untuk pengembangan petani di Madina,” ucapnya.

Sementara perwakilan BBPPTP Medan Krisna O Matondang menjelaskan kualitas kelapa dalam bantuan Kementan untuk petani Madina ini adalah kualitas yang cukup baik. Usia tanam yang cukup singkat dan hasil buah yang begitu banyak.

“Harapannya produksinya lebih besar dan perbuahan kelapanya lebih bagus jika dibandingkan dari bantuan bibit kelapa sebelumnya. Mudah-mudahan ke depan kualitas pertanian dan perkebunan di Madina semakin baik lagi,” harapnya.

Krisna juga menyebut, BBPPTP Medan satuan kerja wilayah Madina akan melakukan pendampingan bagi kelompok tani yang menjadi binaan mereka.

Dikarenakan keterbatasan anggaran, BBPPTP hanya sesekali turun ke lapangan dan aktif memonitor perkembangan kelompok tani melalui group WhatsApp yang dibuat.

“Di dalam group WhatsApp yang kita buat, para ketua kelompok tani dan penyuluh dinas pertanian atau tenaga teknis akan kita bina bagaimana sebaiknya budidaya kelapa dalam ini,” ungkapnya.

Kementan RI melalui BBPPTP Medan berharap kelompok tani yang mendapat bantuan bibit kelapa dalam agar bantuan tidak dibiarkan begitu saja, namun harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Apapun kendala yang ditemukan di lapangan kita dari Balai sebagai tim teknis siap mendampingi dan bekerja sama dalam memajukan pertanian dan perkebunan di Madina,” tegasnya. (MN-08)