Pesta Ultah Tari Ular di Mandailing Natal jadi Sorotan, ini Reaksi Rihana

PANYABUNGAN, – baru-baru ini pesta ulang tahun di restoran Dapur Nenek Panyabungan dengan hiburan tari ular jadi sorotan kalangan masyarakat. Bahkan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mandaililing Natal (Madina) bereaksi dengan menemui Kapolres Madina, AKBP Muhammad Reza, Kamis (27/1/2022)

Kedatangan pengurus MUI diterima Kapolres Madina.

Kapolres Madina, AKBP Muhammad Reza menerima kunjungan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI)

AKBP Reza menyebut tujuan pengurus MUI ini untuk menjalin silaturahmi yang baik serta melakukan koordinasi terkait kegiatan pesta ulang tahun yang menyalahi adat istiadat daerah.

“Perbuatan tersebut adalah tidak baik dan nantinya bisa menganggu Kamtibmas di Kabupaten Madina ini. Pengurus MUI datang untuk silaturahmi sekaligus diskusi soal itu juga,” kata Reza sembari menyebut ia akan meminta klarifikasi dari pengelola restoran juga penanggungjawab pesta tersebut

Terpisah, Iqbal alias Rihana, selaku penanggungjawab pesta ulang tahun pada Kamis (19/1/2022) malam pekan lalu menyampaikan permohonan maaf atas kegiatan mereka yang telah menimbulkan kontraversi di kalangan masyarakat

“Saya selaku penanggungjawab dan kebetulan itu pesta ulang tahun saya sendiri, saya memohon maaf kepada semua lapisan masyarakat Mandailing Natal, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para pimpinan organisasi keagamaan, organisasi kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan yang ada di Kabupaten Madina,

“Saya memohon maaf karena telah melakukan kegiatan yang menyalahi syariat agama dan adat istiadat daerah. Saya berjanji tidak akan mengulangi kegiatan di kemudian hari,” kata Iqbal alias Rihana.

Rihana mengatakan, ia juga telah membuat video permohonan maaf dan telah disebarluaskan di media sosial

“Sebagai permohonan maaf saya kepada lapisan masyarakat, saya buat rekaman video. Tentunya saya mohon diberikan kemaafan dari orang tua kami tokoh agama dan tokoh masyarakat,” pungkasnya. (MN-08)