Panyabungan| Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengadakan musyawarah kabupaten ke- V sekaligus menyusun kepengurusan baru dan program kerja KADIN Kabupaten Madina satu periode ke depan
Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kadin Madina berlangsung di komplek wisata legenda Sampuraga, Desa Sirambas Kecamatan Panyabungan Barat, Sabtu (26/12/2020)
Mukab Kadin dibuka Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution, dan dihadiri Ketua Umum Kadin Provinsi Sumatera Utara H. Ivan Iskandar Batubara beserta Direktur Eksekutif, Hendra Utama dan beberapa orang pengurus juga pengusaha Sumatera Utara. Turut hadir Rektor Universitas Panca Budi, Medan. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Madina H. Aswin Parinduri yang juga dikenal sebagai pengusaha kontruksi dan calon Wakil Bupati mendampingi Dahlan Hasan Nasution pada Pilkada Madina 2020
Tampak hadir para mantan Ketua Kadin Madina, seperti Saparuddin Haji dan Sobir Lubis, begitu juga kandidat Ketua Kadin Madina Bahran Daulay beserta para pengusaha daerah di Kabupaten Madina.
Bupati Dahlan Hasan Nasution dalam sambutannya berpesan kepada semua lapisan masyarakat terkhusus para pengusaha yang bergabung di dalam Kadin Madina agar sama-sama bersinergi dengan Pemerintah Daerah membangun dan memacu program pemulihan ekonomi nasional.
Dahlan menyampaikan dampak pandemi Covid-19 telah nyata dirasakan lapisan masyarakat, karena itu ia mengajak kiranya semua masyarakat sama-sama mendoakan pandemi virus Corona segera lenyap dari muka bumi
“Kita sangat bersyukur di saat kita menyiapkan diri memperbaiki perekonomian rakyat Madina, Kadin muncul merumuskan program yang tujuannya untuk membantu perekonomian rakyat. Tentu Pemerintah Daerah sangat mendukung program yang berpihak kepada rakyat, kami mengajak kita semua mari bersinergi untuk membangun daerah,” pesannya
Dahlan Nasution menyebut kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Madina tidak tertandingi oleh daerah lain. Namun, potensi tersebut tidak akan bisa dikelola dengan baik tanpa sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan investor yang tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat
Bupati juga memberitahukan bahwa Presiden Joko Widodo telah menyepakati Kabupaten Madina salah satu daerah penopang perekonomian nasional dari sektor holtikultura. hal itu dibuktikan dengan ikutnya Madina dalam program pengalihan status hutan lindung menjadi perhutanan sosial
“Bapak Presiden sudah menyepakati Kabupaten Madina sebagai daerah penopang ekonomi nasional sektor holtikultura, ini terkendala dikarenakan pandemi Covid-19,
“Karena itu mari kita semua doakan pandemi ini segera berakhir, tentu kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Dan musibah virus Corona ini harus bisa kita jadikan sebagai muhasabah dan kaji diri, kita harus berbenah menatap masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Terakhir, Bupati Dahlan Hasan Nasution berharap kepada Ketua Umum Kadin Sumatera Utara Ivan Iskandar Batubara kiranya bersedia membantu program daerah yang akan dibawa ke pemerintah pusat
“Sebagaimana kita ketahui, 3 menteri yang baru saja dilantik Presiden kemarin adalah sahabat dekat bapak Ivan (Ketum Kadin Sumut). Kita sangat berharap kesediaan Kadin membantu Pemerintah Daerah untuk membawa program pembangunan daerah ke beberapa Menteri di Jakarta, termasuk Menteri Agama RI. Karena, di Kabupaten Madina ada 22 pondok pesantren, bagaimana kiranya ke depan ada pendapatan tambahan pondok pesantren, begitu juga bagi petugas penjaga masjid, mereka perlu kita perhatikan kesejahteraannya,” harap Dahlan. (MN-01)










