Pesan Bupati Madina dan Bunda Eli ke Para Kades dan Istri

MADINA, Mohga – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Muhammad Ja’far Sukhairi Nasution berpesan kepada Kepala Desa (Kades) harus mampu merangkul dan mampu berdiri di semua golongan yang ada.

Hal itu disampaikan Sukhairi saat membuka kegiatan orientasi Ketua TP-PKK desa se-Madina di Gedung Serbaguna H. Amru Daulay, Desa Parbangunan Kecamatan Panyabungan, Selasa (31/10/2023).

Bupati mengatakan, mengurus desa bukanlah hal yang mudah. Tentunya di dalam mengemban tugas sebagai Kades pasti banyak cobaan dan godaan yang harus diselesaikan dengan baik dan penuh tanggung jawab. Merangkul semua golongan adalah hal paling utama yang harus dilakukan.

“Kekompakan adalah sebuah kunci untuk satu kemajuan. Dengan hal tersebut maka akan tercipta rasa kenyamanan dalam memimpin,” kata Bupati Madina.

Bupati pun berharap, acara orientasi Ketua TP-PKK desa se-Madina itu mudah-mudahan menambah wawasan sehingga program di desa bisa berjalan dengan baik.

Sementara ketua TP-PKK Madina Hj. Elli Mahrani Ja’far Sukhairi menyebut gerakan PKK merupakan gerakan nasional dalam pembangunan masyarakat.

PKK kata Elli Mahrani tumbuh dari bawah yang pengelolaanya untuk masyarakat menuju terwujudnya keluarga yang sejahtera lahir dan batin.

“PKK sebagai unsur pembangunan bangsa memiliki misi mulia dalam memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas hidup keluarga,” ucap Ketua Mulismat Nahdhatul Ulama (NU) Kabupaten Madina ini

Bunda Elli, sapaan akrab Ketua TP PKK Madina yang juga menjabat Bunda Paud itu menerangkan, secara bertahap PKK terus berbenah melalui peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), yakni, membekali para kader dengan ilmu pengetahuan, pelatihan dan keterampilan sesuai dengan tugas pokok PKK.

“Selanjutnya berperan dalam pencegahan stunting melalui pembinaan pola asuh dalam keluarga,” terangnya

Dia juga berharap seluruh ketua PKK di Madina mulai dari desa sebagai mitra kerja pemerintah agar turut berpartisipasi dalam pembangunan dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan terutama dalam menyuarakan hak-hak dan kepentingan perempuan dan anak. (MN-08)