Mohganews|Panyabungan – peristiwa kebakaran satu unit rumah di gang Luhur Bhakti jalan Bhakti Abri Kelurahan Panyabungan II Kecamatan Panyabungan Mandailing Natal (Madina) meninggalkan kisah sang nenek berusia 70 tahun yang lolos dari kobaran api saat kebakaran terjadi di tempat tinggalnya pada Jumat pagi (9/10/2020)
Kini, nenek berusia 70 tahun bernama Nur Asiah itu hanya bisa terbaring lemas di rumah anaknya Zubaidah (42) yang berdomisili di Gang Cempaka lingkungan 4 Kelurahan Panyabungan II.

Nur Asiah yang sebelumnya tinggal bersama anaknya, Helmi (35) itupun kini harus tinggal menumpang di rumah Zubaidah untuk sementara waktu karena rumah yang ditempatinya itu jadi ludes terbakar
Selain lemas dan syok, terlihat ada luka bakar di wajah Nur Asiah yang sempat ikut berjuang untuk memadamkan api yang menyebabkan seluruh harta bendanya ludes tak bersisa itu.
Menurut penuturan Helmi, peristiwa naas itu terjadi saat dirinya sedang tidak berada di rumah, sedangkan sang ibu Nur Asiah tengah mencuci pakaian di tempat pemandian yang tak jauh dari rumah.
“Saat itu saya lagi di luar, sedangkan ibu saya setelah selesai memasak nasi dan mematikan apinya lalu pergi ke luar mencuci pakaian. Dan ketika kembali ke rumah, api sudah besar. Ibu juga berusaha memadamkan api dengan air parit dekat rumah menggunakan ember kecil. Sampai ibu pun kena luka bakar,
“Saya pun yang belum begitu jauh dari rumah pas dengar ada yang teriak kebakaran langsung bergegas, pas sampai masyarakat sudah ramai, saya langsung panik cari ibu di dalam rumah, ternyata sudah diselamatkan warga,” kenang Helmi.
“Yang tersisa hanya pakaian yang dikenakan, barang barang dan harta benda tak ada yang terselamatkan. Iya rumahnya ngontrak pak, baru jalan 4 bulan,” sambungnya
Kini Helmi beserta ibunya untuk sementara waktu akan tinggal di rumah Zubaidah sembari mengumpulkan pundi pundi rupiah demi mengontrak tempat tinggal yang baru.
“Sementara di sini dulu, insyaallah nanti ada rezekinya baru ngontrak lagi, sambil pulihkan kondisi ibu dulu,” tutur Helmi.
“Kondisinya masih lemas, syok dan ada luka terbakar juga, dirawat disini dulu,” sambung Zubaidah.
Seperti diketahui, rumah kontrakan yang ditinggali Helmi bersama ibunya itu mengalami kebakaran pada Jumat pagi kemarin sekitar pukul 10.30 Wib. Akibatnya mereka tidak dapat menyelematkan harta benda di dalam rumah, semuanya ludes tanpa sisa dilahap si jago merah. (MN-07)









