Peran Tiga Pria Pembakar Mapolsek Muara Batang Gadis, Ada Khusus Merusak CCTV

MADINA – Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Arie Sofandi Paloh, SH, SIK, mengungkap fakta peran ketiga pria yang menjadi tersangka atas pengerusakan Markas Polsek Muara Batang Gadis (MBG) yang terjadi pada, Sabtu (20/12/2025).

Ketiga pria itu merupakan warga Singkuang, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Madina. Mereka adalah R, K, dan W.

Kapolres menyampaikan, pelaku berinisial R dalam peristiwa itu mengaku kepada penyidik bahwa ia berupaya memprovokasi masyarakat dengan melakukan pelemparan dan ikut melakukan pelemparan batu ke arah bangunan Polsek MBG, ikut merusak serta membakar Polsek MBG serta asrama Polsek MBG.

Sementara tersangka K kepada penyidik menerangkan dirinya juga melakukan pelemparan menggunakan batu ke arah bangunan Polsek MBG, asrama Polsek MBG, dan melakukan pengerusakan terhadap inventaris Polsek, juga melakukan pencurian terhadap kipas angin, pencurian beras yang merupakan bansos yang akan didistribusikan kepada korban bencana alam.

Kemudian, tersangka W kepada penyidik menerangkan bahwa ia mengucapkan kata-kata kotor kepada pihak kepolisian pada saat unjuk rasa berlangsung dan juga membakar sepeda motor dinas Polsek MBG, serta merusak CCTV milik Polsek MBG.

“Keterangan ketiga tersangka telah dicocokkan juga dengan barang bukti yang dimiliki oleh petugas, baik itu foto, video, baik itu melalui media sosial, media online,” kata Kapolres Madina, Kamis (25/12/2025).

Kapolres Madina menyebut, langkah-langkah yang mereka lakukan sebelumnya adalah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) pasca peristiwa pembakaran tersebut dan mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi atas penangkapan yang dilakukan terhadap pelaku pengerusakan.

Seterusnya, melalukan olah TKP dengan tim Inafis Polda Sumatera Utara, memeriksa saksi-saksi, mengamankan dan menyita barang bukti, gelar perkara, dan melakukan upaya paksa terhadap ketiga tersangka.

“Sudah kita sampaikan kepada masyarakat orang-orang yang akan diamankan adalah hanya massa yang anarkis,” imbuhnya.

AKBP Paloh, Akpol 2005 itu mengaku situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek MBG sampai saat ini berjalan dengan aman dan kondusif. (FAN)