Batahan| Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terjadi dilahan gambut di Desa Sinunukan VI Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal.
Kebakaran lahan ini diperkirakan terjadi pada Minggu (14/2/2021) sekitar pukul 11.00 Wib.
Kapolsek Batahan AKP Sapariono yang dihubungi MohgaNews, Senin sore (15/2) membenarkan kejadian tersebut. Lahan yang terbakar adalah lahan pekarangan plasma di Desa Sinunukan 6 Kecamatan Batahan.
“Kejadiannya kemarin (Minggu) sekitar pukul 11.00 Wib, lahan yang terbakar sekitar 8 hingga 10 hektar. Tidak ada korban, tapi api merambat hampir ke pemukiman penduduk, sekitar 40 meter lagi ke rumah warga,
“Api sudah berhasil dipadamkan tetapi bara masih ada di dalam gambut. Kami bersama tim masih di lokasi melakukan upaya-upaya agar tidak melebar. Soal penyebabnya kita masih melakukan penyelidikan,” kata AKP Sapariono.
“Kita dibantu juga dibantu perusahaan sekitar kejadian, ada PT Sago Nauli dan PT Gruti,” tambahnya
Ditambahkan Camat Batahan, Irsal Pariadi SSTP. Ia menyebut lahan yang terbakar itu merupakan lahan pekarangan masyarakat peserta plasma
“Luasnya kita perkiraan sekitar 10 hektar,” jelasnya.
Camat menyebut, akibat kondisi cuaca yang panas disertai dengan tiupan angin yang kencang membuat api dengan cepat menjalar membakar lahan yang ada.
Untuk mengantisipasi terjadinya korban jiwa para warga yang tinggal disekitaran lokasi kebakaran terpaksa di evakuasi ke tempat yang aman.
Irsal menyampaikan, hingga saat ini petugas gabungan dari personil Polsek Batahan, personil Koramil 20 Batahan, Kepala Desa dan aparat desa sekitar yang dibantu oleh karyawan KUD Sawit Murni, PT Gruti serta petugas pemadam kebakaran dari Pemkab Madina dan tim dari Manggala Agni juga turun tangan melakukan pemadaman api.
“Apinya sudah padam, namun kita perkirakan bara api masih ada didalam lahan gambut. Saat ini tim masih berada dilokasi melakukan pemantauan,” ujar Irsal. (MN-06)












