Pemuda Muhammadiyah Dukung Penuh Kapolres Madina Berantas PETI dan Narkoba

MADINA – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendukung penuh Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy dalam pemberantasan aktivitas pertambangan tanpa izin (Peti) dan peredaran gelap narkoba.

Dukungan PDPM Madina datang langsung dari Ketuanya, Sahdenan Harahap, M.Pd. Ia mendengar ada dua prioritas AKBP Bagus yakni memberantas tambang emas ilegal dan narkoba di seluruh wilayah hukumnya.

“Selamat datang di Bumi Gordang Sambilan kepada Pak Kapolres Madina yang baru saja menjabat. Pemuda Muhammadiyah Madina mendukung penuh atas dua program prioritas tersebut,” kata Sahdenan, Jumat (16/1/2026).

Sebuah video hasil tangkapan layar TikTok menyebutkan dua alat berat ini sedang menambang emas di wilayah Kelurahan Pasar Kotanopan, Madina.

Sahdenan menerangkan, Kapolres Madina AKBP Bagus harus bisa menorehkan prestasi di Madina semasa kepemimpinannya, salah satunya menuntaskan dua program prioritas dimaksud.

“Jangan nanti ada lagi dugaan main kucing-kucingan soal penertiban ini,” tegasnya.

Sahdenan meyakini AKBP Bagus Priandy akan profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum, apalagi dirinya lama bertugas sebagai penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebelumnya diberitakan, Kapolres Madina meminta didoakan agar tetap istiqamah dalam melakukan pemberantasan terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin dan peredaran gelap narkoba di wilayah hukumnya yang terdiri dari 23 Kecamatan.

Hal ini disampaikan Bagus Priandy ketika melakukan coffee morning bersama sejumlah wartawan yang bertugas di Kabupaten Madina, Jumat (16/1/2026), pagi.

Bagus, Alumni Akpol 2007 ini menegaskan bahwa penertiban tambang emas ilegal di Madina merupakan salah satu prioritasnya. Hal itu dilakukan sesuai dengan atensi langsung dari Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Doakan saya dan tim Polres Madina istiqamah memberantas tambang ilegal atau Peti. Selain itu, kita juga akan berkoordinasi dengan pihak Bupati dan Wakil Bupati, karena kita tahu sendiri bahwa Peti ini sendiri menyangkut kehidupan dan kebutuhan masyarakat Madina,” katanya. (FAN)