MADINA, Mohga – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan oleh para petani di Kelurahan Pidoli Dolok Kecamatan Panyabungan saat berkunjung ke ruang kerjanya Senin (2/10/2023) yang lalu.
Perwakilan petani di Pidoli Dolok saat itu menemui langsung Atika Azmi lalu mengeluhkan kondisi bondar (Parit) Gala-gala sungai aek pohon yang tidak berfungsi akibat rusak diterjang banjir sehingga lahan pertanian kurang teraliri air.
Warga meminta bantuan Pemkab Madina untuk mengaktifkan kembali saluran bondar gala-gala agar bulan Desember 2023 petani bisa memulai bercocok tanam padi.
Pantauan Mohganews, pada Kamis (26/10/2023) siang, alat berat jenis excavator telah dihadirkan Pemkab Madina untuk memperbaiki bondar Gala-gala. Pihak Dinas PUPR pun ikut memantau pengerjaan di lokasi.
Wabub Madina melalui Plt Kepala Dinas PUPR Elpi Yanti, ST menyebut perbaikan bondar Gala-gala merupakan perintah langsung Wabub Atika Azmi agar para petani bisa kembali aktif dan lancar dalam bercocok tanam.
“Saat warga datang menemui ibu wakil bupati, saya langsung dihubungi agar secepatnya kerusakan segera diperbaiki. Alhamdulillah hari ini telah kita mulai mudah-mudahan para petani bisa kembali bercocok tanam sesuai harapan Ibu wakil bupati dan masyarakat,” ungkap Elpi.
Sementara warga Pidoli Dolok yang ikut menemui wakil bupati saat itu bernama Zulkifli mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemkab Madina bagi petani tiga desa dan kelurahan.
“Alhamdulillah, aspirasi yang kami sampaikan kepada wakil bupati hari ini ditepati. Saya mewakili petani di Pidoli Dolok, Pidoli Lombang dan Desa Darussalam mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Madina,” ucap dia.
Zulkifli mewakili seluruh petani berharap, tahun depan bondar gala-gala diperbaiki oleh Pemkab Madina secara maksimal dengan memasang pondasi dan bronjong.
“Saat jumpa wakil bupati di ruang kerjanya, kami juga meminta tahun depan agar dibuat pondasi bondar gala-gala. Surat permohonan yang dimaksud ibu wakil bupati juga sudah kami ajukan ke Pemkab Madina pada awal Oktober ini. Harapan kami semoga dapat terealisasi,” harapnya. (MN-08)









