Panyabungan I Kolang-kaling salah satu bahan makanan buka puasa yang selalu jadi incaran masyarakat termasuk warga Mandailing Natal (Madina). Banyak warga yang memanfaatkan mencari rezeki dari Kolang-kaling setiap bulan ramadhan.
Tetapi, bulan puasa kali ini tidak seberuntung tahun-tahun sebelumnya. Karena, omzet penjualan Kolang-kaling tahun ini menurun
Seperti pengakuan pengepul kolang-kaling di Desa Sipapaga Kecamatan Panyabungan bernama Mirhan (37). Ia menyebut penjualan drastis menurun dari tahun lalu.
Mirhan mengaku, pasar penjualan pada tahun lalu cukup luas sampai ke pulau jawa dan beberapa provinsi di pulau Sumatera
“Usaha ini sudah lama saya rintis, setiap bulan puasa penjualan Kolang-kaling amat bagus. Tapi tahun ini penjualan menurun.Tahun lalu, omset 3 ton setiap minggu sampai keluar daerah termasuk pulau jawa, mereka sudah lama berlangganan dengan saya. Kalau saat ini, jangankan ke luar daerah, penjualan dalam daerah ini saja sangat susah sehingga stok barang menumpuk,” keluh Mirhan kepada MohgaNews, Minggu (25/4/2021).
Terkait pengolahan kolang-kaling ditempat Mirhan, dia mengaku tahun ini tidak membutuhkan karyawan sedangkan tahun lalu, untuk memasak dibutuhkan paling sedikit 10 orang setiap harinya. Kata Mirhan, penyebab turunnya minat pembeli dikarenakan pandemi Covid-19 yang menyebabkan daya beli masyarakat menurun.
“Tahun lalu masih lumayan meskipun ada pandemi, pesanan sudah banyak dari luar daerah sehingga karyawan dibutuhkan setiap hari. hari ini, stok barang yang sudah dimasak 3 hari yang lalu masih banyak mencapai 2 ton direndam akibat tidak laku. Salah satu agar barang tetap laku, saya berkeliling dan berjualan di pasar, untuk harganya dijual per kilo Rp 7.000,” keluhnya
Pria berumur 37 tahun ini menjelaskan buah kolang-kaling ini merupakan buah dari biji pohon aren yang masih muda. Biasanya, kata Mirhan, kolang-kaling diolah menjadi bahan berbagai makanan seperti kolak dan manisan.
“Stok barang kita masih banyak dan terjamin bagus, bagi siapa yang mau memesan kolang-kaling baik sedikit atau banyak, bisa menghubungi nomor telpon ini 082274916667,” pesannya. (MN-08)






