MADINA – tidak ada yang dapat memastikan kehidupan masa depan itu seperti apa. Karena setiap orang hanya dapat merencanakan. Dan rencana itu juga sering kali meleset dari apa yang diharapkan.
Begitulah yang dialami oleh Ari Sofandi Paloh. Perwira menengah Polri berpangkat ajun komisaris besar polisi (AKBP) yang sudah resmi menjabat Kapolres Madina.
Arie Paloh, putra campuran Aceh-Binjai ini dalam sambutannya menceritakan sekilas tentang perjalanannya bertugas sebagai anggota Polri.
“Saya dulu tidak punya rencana jadi polisi. Selesai SMA saya berpikir mencari kerja. Kerja apa saja. Karena itu saya masuk pegawai honor, dua tahun saya menjadi pegawai honor. Nah, diusia saya yang 21 tahun, adalah penerimaan anggota polri, saya coba saja ikut perwakilan dari Polda Sumut. Alhamdulillah setelah diseleksi, saya salah satu yang terpilih. Dan perwakilan dari Binjai cuma saya sendiri yang lulus. Usia 21 itulah usia terakhir masuk polisi waktu itu,” ungkap AKBP Arie Paloh.
Arie Paloh yang punya darah keturunan militer ini lulus Akademi Kepolisian pada tahun 2005. Sejak itu pula Arie Paloh berdinas di beberapa Polda tapi masih di pulau Sumatera.
“Kalau orang bilang saya ini PS. Polisi Sumatera, karena perjalanan dinas saya selama ini di pulau Sumatera, mulai dari Polda Sumbar, Polda Aceh, Polda Bengkulu, dan sekarang di wilayah Polda Sumut. Tahun 2022 lalu saya menyelesaikan Sespimen (sekolah staf dan pimpinan), lalu ditugaskan di Polda Bengkulu, dari Bengkulu ke Madina sebagai kapolres,” ucapnya.
Pria yang mempersunting Boru Siregar ini telah mempunyai anak lelaki satu orang. Ia di hadapan forum koordinasi pimpinan daerah Kabupaten Madina juga tokoh masyarakat memohon agar diterima sebagai warga Kabupaten Madina.
“Kebetulan yang datang kemari bukan hanya saya istri dan anak, semua keluarga ikut mengantarkan kami. Saya bersama seluruh kerluarga memohon kepada masyarakar agar kami diterima. Dan kami juga memohon bimbingan dan bantuan semua lapisan masyarakat, apabila kami ada keliru tolong ditegur, karena kami tidak akan bisa bekerja tanpa bantuan masyarakat,” kata Arie
Terakhir, AKBP Arie Paloh menyatakan semua prestasi yang telah ditorehkan kapolres lama akan ia lanjutkan dan pertahankan
“Kebetulan kapolres lama adalah kakak asuh saya. Kami akan melanjutkan prestasi yang telah dicapai selama ini,” katanya.
Hadir dalam pisah sambut itu Bupati Madina H. Muhammad Jafar Sukhairi Nasution, wakil bupati Atika Azmi Utammi, Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis, Dandim 0212 Tapsel Letkol Inf Amrizal Nasution, Kajari Dr Novan Hadian, para pimpinan organisasi Pemkab Madina, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat. (FAN)












