Natal | puasa bulan Ramadhan bukan hanya momentum beribadah kepada sang Haliq. Tapi, bulan puasa ini selalu membawa berkah. Salah satunya kepada masyarakat penjualan jajanan menu buka puasa yang disebut dengan takjil
Penjual takjil ini banyak dijumpai di berbagai tempat terutama di loss pasar tradisional hingga ke persimpangan jalan yang ramai dilewati masyarakat.
Seperti di Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Penjual takjil berjejer di pinggir jalan sekitar lapangan Merdeka, Natal. Mereka berjejer menjajakan takjil berupa makanan dan minuman dengan harga terjangkau. Kerumunan warga pun tampak di lokasi mulai dari sore hingga memasuki berbuka puasa atau waktu shalat magrib
Asni (36) salah seorang warga yang belanja takjil di kawasan lapangan Merdeka Natal kepada wartawan menyebut hampir setiap hari dia datang ke lokasi jualan takjil itu. Mulai dari makanan dan minuman sebagai pelengkap menu buka puasa. Hingga belanja menu masakan santap sahur.
“Kita masak nasi dan gulainya di rumah, tapi untuk menu buka puasa pelengkapnya kita beli di sini. Tak lengkap rasanya kalau cuma makan nasi saja. Karena harganya pun murah, cuma Rp 5 ribu satu porsi, makanan dan minuman rata-rata harganya segitu,” kata Asni.
Asni yang membawa anaknya itu menyebut belanja takjil selain untuk memenuhi selera makan, momen itu juga dapat menghibur anak-anak yang sedang berpuasa.
“Di rumah seharian anak-anak sudah lesu, karena ikut puasa. Jadi sorenya kita bawa belanja takjil mereka terhibur, sekalian untuk menunggu waktu buka puasa tak terasa kalau sudah dibawa jalan membeli takjil,” ujar dia lagi.
Pantauan di sekitar lapangan Merdeka, Natal. Warga tampak mengerumuni penjual takjil. Ada puluhan penjual di sana. Penjual takjil bersyukur karena hasil dari usahanya itu dapat membantu keperluan rumah tangga mereka. (MN-14)






