PASAMAN BARAT – mahasiswa KKL kelompok 16 STAIN Mandailing Natal (Madina) bekerja sama dengan BKM masjid Almuhajirin mengadakan penyambutan 10 Muharram sekaligus santunan anak yatim, Rabu (17/7/2024) yang lalu
acara berlangsung dengan hidmat tepat pukul 17.00 WIB. Rangkaian acara diisi oleh mahasiswa yang sedang KKL di wilayah itu. Lantunan ayat Alquran dibacakan Munawir, dilanjutkan pembacaan solawat dipimpin Panogu. Mahasiswa yang lain ada yang bertugas membagikan konsumsi dan sebagainya.
“Anak yatim adalah anak anak yang harus kita lindungi, kita santuni, kita disini adalah orangtua bagi mereka,” ujar Ketua BKM, Redi Nasution.
Pada pengajian ini, masyarakat menyumbang bantuan suka rela yang dikutip oleh mahasiswa. Sumbangan terkumpul sekitar Rp 7 juta.
“Jumlah dana santunan yang diperoleh cukup besar, berkisar 7 juta rupiah, dengan para donatur donatur yang dominan berasal dari luar kampung, ada juga bantuan dari kerabat kita yang tinggal di daerah Kalimantan,” ujar Tularno.
Jumlah uang yang dibagikan secara adil dan merata pada seluruh anak anak yatim di Pemukiman Baru 2, diharapkan mampu membantu memenuhi sedikit banyaknya kebutuhan anak anak yatim, khususnya dalam pendidikan.
Di penghujung Acara, do’a yang dipimpin oleh muballig yang diundang mengisi acara tersebut menjadi salah satu penutup acara kegiatan, lalu mahasiswa dan masyarakat yang menjalankan ibadah puasa sunnah pada 10 Muharram berbuka puasa bersama.
Penulis: mahasiswa KKL STAIN Madina di Pasaman Barat











