Lantik CPNS IPDN dan PPPK Tahap II, Bupati Madina: Jangan Ada Laporan Perselingkuhan

MADINA – Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution resmi melantik 2 orang CPNS IPDN dan 158 PPPK Tahap II di Aula Pemkab Madina, Selasa (2/12/2025).

Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan pengarahan ketat bagi seluruh peserta pelantikan. Bupati dahulu meminta CPNS IPDN dan PPPK tersebut menjaga integritas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki kode etik.

“Saya minta seluruh peserta yang dilantik hari ini agar menjaga harkat, derajat, dan martabat Kabupaten Mandailing Natal,” kata Bupati Saipullah.

Bupati juga meminta ASN tersebut untuk bersyukur kepada Allah SWT atas rezeki menjadi seorang ASN. Bupati menyebut, ribuan orang di luar sana menginginkan menjadi seorang ASN.

“Anda harus bersyukur masuk sebagai pegawai pemerintah. Jadikan sebagai momentum mengabdi kepada negara, jangan merasa kamu yang paling hebat dan berbuat sesukanya,” tegas dia

Saipullah juga berjanji akan mengawasi kinerja para ASN Pemkab Madina melalui instansi Inspektorat dan para Kepala Dinas masing-masing. Jika ASN langgar kode etik, Bupati juga akan putus kontrak.

“Saya akan monitor dan awasi. Sewaktu-waktu bisa saya cabut kontraknya. Kalian yang sudah di angkat betul jalankan tugas dengan baik. Saudara diangkat, digaji untuk memberikan pengabdian loyalitas dan pengabdian ke masyarakat,” ungkapnya.

Setelah pelantikan ini, Bupati Madina juga tidak ingin ada ASN baik itu IPDN, CPNS maupun PPPK yang melanggar aturan, sebagai contoh melalukan perselingkuhan. Saipullah meminta PNS menjadi penggerak di segala lini sektor positif untuk membantu pemerintah dan masyarakat.

“Betul-betul laksanakan tugas negara dengan baik. Saya tidak ada mau laporan perselingkuhan, atau kegiatan di luar ketentuan, jalan-jalan saja, tanpa kerja. Bekerjalah sesuai waktu, masuk kantor jam 7.30, dan pulang kerja pukul 16.30 WIB. Laksanakan tugas sesuai jam kerja,” imbuhnya.

Pelantikan CPNS IPDN dan PPPK Tahap II tersebut turut dihadiri Sekda Madina Sahnan Pasaribu, Asisten III Lismulyadi Nasution, Kepala Dinas Kesehatan dr Faisal Situmorang. (FAN)