MADINA – Mutasi dan Rotasi Pejabat di Lingkungan Pemkab Mandailing Natal (Madina) terjadi pada awal Maret 2026 tepatnya setelah setahun pemerintahan Bupati Madina H. Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution.
Lantas, mengapa Bupati Madina dan Wakil Bupati tidak melakukan penyegaran birokrasi setelah beberapa bulan dilantik?
Sebagaimana diketahui, Saipullah dan Atika dilantik oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Nasution sebagai Bupati Madina dan Wakil Bupati pada 21 Maret 2025 di Aula Tengku Rizal Nurdin.
Menjawab hal ini, Saipullah Nasution menjelaskan usai melantik 59 orang pejabat Administrator dan Pengawas di Aula Pemkab Madina pada, Kamis (2/4/2026).
Bupati menerangkan bahwa pada awal masa pemerintahan, mereka masih fokus pada program 100 hari kerja yang dijanjikan kepada masyarakat sehingga pihaknya belum fokus pada pergantian pejabat secara massal.
Selanjutnya pada Agustus 2025, terjadi demo besar-besaran di Jakarta yang berdampak pada daerah terkhusus untuk Madina. Kemudian, adanya efisiensi dan bencana alam yang cukup besar di Sumatera, termasuk melanda wilayah Madina.
“Masalah teknis secara terang nanti ada BKPSDM yang lebih paham menjelaskan. Tapi, sejak Oktober 2025 itu sudah kita mulai, tapi kecil jumlahnya (Pejabat yang diganti),” kata Bupati Madina.
Bupati juga menyebut, ada kendala yang dihadapi dalam proses mutasi atau rotasi ini, yakni, aplikasi I-Mut (Integrated Mutasi). Nama pejabat dan datanya dimasukkan ke I-Mut dan wajib menunggu persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Waktu Desember 2025 itu sudah kita masukkan dengan jumlah 100 orang, dan hari ini yang dilantik itu belum sampai 100. Nanti ada lagi menyusul sembari kita perbaikan administrasi yang dibutuhkan,” jelas Saipullah.
Bupati berharap mutasi dan rotasi hari ini bisa menjawab pertanyaan yang timbul di tengah masyarakat terkait kepemimpinan mereka belum mengadakan penyegaran pejabat.
“Mutasi itu boleh kami katakan objektif, dan boleh juga kami katakan subjektif. Artinya, kalau saya sama buk Wakil menganggap bahwa itu belum perlu karena tim masih solid, buat apa saya lakukan,” ungkapnya. (FAN)











