MEDAN, Mohga – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Muhammad Jafar Sukhairi Nasution menghadiri konferensi wilayah Nahdhatul Ulama (NU) provinsi Sumatera Utara, Jumat (9/9/2022)
Kedekatan Bupati Sukhairi Nasution dengan ormas terbesar di Indonesia ini terlihat jelas. Bupati Madina menyambut Ketua umum Pengurus Besar NU, KH Yahya Cholil Staquf beserta rombongan di asrama haji, Medan. Konferwil berlangsung dari tanggal 8 hingga 10 September 2022.
Pada gelaran konferwil ini, Bupati Madina Sukhairi Nasution bergabung dan diskusi dengan para tokoh NU di Sumatera Utara. Sukhairi Nasution dikenal sebagai politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sejak awal berdirinya di Kabupaten Madina. Politis PKB ini mayoritas dari kader Nahdiyyin atau Nahdhatul Ulama
Hadir pada Konferwil ke-18 tersebut Wagub Sumut Musa Rajekshah, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra,Wakil Ketua DPRD SU Harun Mustafa Nasution, Ketua Umum Pengurus Besar NU KH. Yahya Cholil Staquf, Sekretaris Jenderal PBNU Drs. H. Saifullah Yusuf, serta Pengurus Besar dari Nahdlatul Ulama lainnya.
Dalam sambutannya, Wagub Sumut Musa Rajekshah menyampaikan NU merupakan salah satu ormas islam terbesar di Indonesia.
Bersama ormas-ormas islam lain, dia menginginkan Indonesia semakin maju dan besar untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.
“Dalam hal inilah perlunya adanya ulama selalu mendampingi para Umaro untuk memberikan nasehat masukkan kepada kami dalam pembangunan, tidak hanya pembangunan fisik yang kami harapkan tapi pembangunan bangsa juga,” kata Ijek, sapaan akrab Musa Rajekshah.
Melalui mental spiritual, Ijek berharap generasi bangsa ke depan tidak hanya pintar dalam ilmu dunia, tapi juga harus memikirkan kehidupan di akhirat.” Pastinya keinginan kita semua berbuat baik,” lanjutnya.
Ijek berharap konferensi wilayah NU yang ke-18 ini tetap memberikan masukan kepada pemerintahan provinsi, kabupaten/kota di Sumut.
“kami berharap ke depan NU selalu mendampingi kami dan selalu menasehati kami. Mudah-mudahan kehadiran kita ini dalam konferensi wilayah NU Sumut ini semakin menjaga persatuan kesatuan kita dan insya allah kehidupan kita yang diberikan Allah subhanahu wa ta’ala ini bermanfaat tidak hanya untuk diri kita tapi bagi seluruh umat,” kata Ijek. (MN-01/rel)












