MADINA, Mohga – jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berharap besar proses pemungutan suara pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak pada 62 desa berlangsung aman dan damai.
Pilkades serentak pada 62 desa di Kabupaten Madina akan berlangsung, Senin (19/12/2022) pagi. Tim keamanan gabungan antara TNI-Polri disiagakan dan turun ke lapangan dalam mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.
Seperti halnya malam ini, tim gabungan tersebut turun Patroli ke jalan yang dikerahkan secara langsung oleh Kapolres Madina, AKBP HM Reza Chairul Akbar Sidiq beserta jajaran dari Polda Sumut di Lapangan Mapolres, Minggu (18/12/2022) pukul 21.00 WIB.
Hadir juga dalam pelepasan personel patroli tersebut, Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis, Sekretaris Daerah Madina, Alamulhaq Daulay, Kepala Dinas PMD, Muksin Nasution dan beberapa undangan lainnya.
Berbagai rangkaian acara pada apel pasukan dimulai dengan pembacaan doa oleh ustadz yang diundang oleh Polres Madina.
Kapolres menyampaikan sampai saat ini, pihaknya berserta Pemda Madina terus melakukan upaya maksimal dalam mewujudkan Pilkades yang aman damai sampai dinyatakan selesai.
“Malam ini juga kita lakukan patroli cipta kondisi secara gabungan. Terkait adanya lokasi rawan kericuhan seperti di Kecamatan Muara Batang Gadis di Desa Tabuyung juga sudah kita siapkan pengamanan yang sangat ketat. Semoga semuanya berjalan lancar,” harapnya.
Kerawanan yang dimaksud itu, kata Kapolres, berkaca dari peristiwa yang terjadi pada tahun 2018 di Desa Tabuyung. Pilkades di sana dibatalkan akibat 10 orang ngotot untuk mendaftar sebagai calon kades.
“Untuk Pilkades tahun ini di sana saya pastikan aman,” katanya.
Sementara Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis mengharapkan semua pihak ikut memotivasi masyarakat agar kejadian buruk tidak pernah ada sejak dari tahapan dimulainya pemilihan sampai penetapan calon kades terpilih.
“Saya juga selaku Ketua DPRD sudah menjalin komunikasi dengan desa yang menyelenggarakan Pilkades. Alhamdulillah keadaannya nyaman, tenang dan tidak bakal ada situasi seperti tahun 2018 lalu. Apabila ada oknum yang memprovokasi, Polres Madina akan mencari seseorang atau kelompok itu,” tegasnya. (MN-08)









