MADINA – Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Mandailing Natal (Madina) tahun 2024 kelima terbesar di seluruh Kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara.
Hal itu disampaikan Ketua KPU Madina, Muhammad Ikhsan Matondang dalam acara rapat kordinasi lintas sektoral dalam pengamanan Pilkada di aula Pesat Gatra, Polres Madina, Selasa (24/9/2024).
Ikhsan menyampaikan, DPT Pilkada Madina tahun ini, paling besar kelima di Provinsi Sumut. Jumlah DPT sebanyak 330.730 pemilih.
“DPT tersebut berada di 801 TPS pada 404 desa dan kelurahan terhimpun pada 23 kecamatan,” kata Ikhsan.
Komisioner KPU Madina dua periode ini mengatakan, DPT Pilkada Madina berkurang dari Pemilihan Umum Legislatif yang lalu. DPT legislatif 334.883 pemilh.
Selain itu, Iksan juga menyebut TPS khusus pada Pemilu Legislatif 2024 sudah dikurangi, termasuk TPS khusus yang berada di Ponpes Mustafawiyah Purba Baru.
“Terkait TPS khusus, kita sudah kordinasi dengan pihak pesantren di Mandailing Natal hanya ada 4 TPS khusus, yakni, Lapas Panyabungan, Lapas Kotanopan, Lapas di Natal dan perusahaan yang ada di Kecamatan Lingga Bayu,” ungkapnya.
Ikhsan menjelaskan, KPU Madina sampai saat ini sudah selesai melaksanakan dua tahapan inti dalam Pilkada Madina. Tahapan itu adalah penetapan pasangan calon dan pengundian nomor urut paslon.
“Tanggal 22 September telah kita lakukan penetapan pasangan calon. Seterusnya 23 September dilakukan pengundian nomor urut. Sebagai diketahui, Paslon nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein, sedangkan nomor urut 2 Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi,” jelasnya.
Sementara untuk persiapan penyelenggara hingga pihak desa, Iksan menerangkan, PPS 3 orang per desa dan kelurahan ditambah 3 sekretariat, sudah siap melaksanakan tahapan Pilkada. Sedangkan petugas KPPS saat ini hingga tanggal 28 dilakukan perekrutan 5.607 orang.
“Di luar KPPS, nanti divisi SDM KPU Madina akan berkordinasi ke Pemkab Madina untuk kebutuhan Linmas dua orang setiap TPS,” tutupnya. (FAN)








