Investasi yang Masuk ke Madina Perlu Memperhatikan ini

Panyabungan| Ketua DPD Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Asron Nasution meminta semua investasi yang ada di daerah harus memberdayakan peran pengusaha lokal

“Kita mendukung penuh statement dari Bapak Bahlil Lahadalia, Kepala BKPM RI (Badan Koordinasi Penanaman Modal). Pak Bahlil menegaskan setiap investasi yang masuk ke daerah harus melibatkan pengusaha lokal, terkhusus pelaku UMKM. Dengan begitu penggunaan jasa pengusaha lokal akan berdampak baik untuk membangkitkan ekonomi daerah,” kata Asron Nasution saat bincang-bincang dengan MohgaNews, Kamis (18/3/2021)

Asron menerangkan investasi yang masuk ke daerah harus membawa berkah dan bermanfaat bagi masyarakat setempat. Apalagi untuk Kabupaten Madina saat ini banyak masyarakat yang memerlukan lapangan kerja.

“Banyak warga kita yang tidak punya pekerjaan, setiap tahun ada ribuan orang siswa yang menamatkan sekolah, sarjana yang menyelesaikan pendidikan, tapi sulit mendapat pekerjaan sehingga bertahan di rantau orang,

Kalau tidak didukung investasi yang baik, tentu jumlah pengangguran di Madina tiap tahun semakin bertambah. Dan tingkat pengangguran ini salah satu indikasi tingginya perbuatan kriminal terutama penyalahgunaan peredaran narkoba, ini yang kita takutkan. Tentunya investasi yang masuk ke daerah perlu didukung untuk mengatasi masalah sosial dan ekonomi di tengah masyarakat kita,” ungkapnya

Terkhusus perusahaan besar yang saat ini sedang berinvestasi di Kabupaten Madina, seperti perusahaan Geothermal PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) dan perusahaan pertambangan emas PT Sorikmas Mining juga perusahaan perkebunan di wilayah Pantai barat yang dipastikan mempekerjakan banyak orang. Asron meminta supaya memperhatikan persoalan yang ada saat ini.

“Mereka (perusahaan) harus membuka diri dan memberikan peluang kerja seluas-luasnya kepada masyarakat daerah. Dan pengusaha lokal juga harus dilibatkan, semua potensi yang ada di daerah harus mereka gunakan, termasuk memberikan pembinaan dan pembekalan keahlian kepada kalangan millenial agar bisa kreatif dan inovatif. Dengan begitu ada perubahan signifikan bagi daerah dan peningkatan ekonomi bagi masyarakat di masa akan datang,” tambahnya

Terakhir Asron sepakat dengan penegasan Direktur PT SMGP yang akan meningkatkan peran pengusaha lokal pada setiap kebutuhan barang dan jasa yang diperlukan perusahaan tersebut.

“Terkhusus kepada SMGP, kami melihat penegasan Direktur SMGP Bapa Riza Pasikki untuk meningkatkan peranan pengusaha lokal dalam setiap kebutuhan perusahaan tersebut. Ini pertanda baik untuk membuka peluang usaha bagi masyarakat kita. Kita menyadari bahwa peristiwa 25 Januari yang menelan korban suatu musibah yang memilukan, kita harap itu tidak pernah terulang kembali. Tapi kita juga harus memahami peristiwa itu sudah ditangani semua pihak yang terkait,

“Ke depan kita berharap semua perusahaan mengutamakan Healthy Safety Environment, yaitu keselamatan dan kesehatan kerja supaya bisa menekan angka kecelakaan kerja,” harapnya. (MN-01)