Ini Harapan Dandim 0212 Tapsel Kepada Wartawan

MohgaNews|Tapsel – Komandan Kodim 0212 Tapanuli Selatan Letnan Kolonel Inf Akbar Nofrizal Yusananto SIP mengadakan silaturahmi dengan puluhan orang wartawan dari berbagai media yang bertugas di lima kabupaten/kota se Tapanuli Bagian Selatan, Kamis (7/2/2019)

Silaturahmi tersebut berlangsung di aula Markas Kodim 0212/TS di jalan Imam Bonjol kota Padangsidimpuan.

Dalam sambutannya, Letkol Inf Akbar mengatakan, wartawan merupakan profesi yang mulia bila dijalankan sesuai dengan kode etik dan peraturan yang mengikat Pers. Ia menyebut, dalam melaksanakan tugasnya, wartawan dibekali dengan wawasan yang luas, sehingga dapat bertugas dengan baik.

“Saya cukup bangga dengan profesi jurnalis, karena bagi saya wartawan itu suatu profesi yang mulia. Wartawan tentunya harus mempunyai bekal wawasan yang luas, dan wawasan yang luas itu jua lah yang bisa menyatukan keberagaman yang ada di negeri ini,” kata Akbar.

Ia mengingatkan, jurnalis mesti bersikap netral dalam menyajikan setiap berita dan informasi. Tidak membangun opini yang bisa menciptakan situasi yang tidak aman.

“Apalagi saat ini kita sedang menghadapi Pemilihan umum Pilpres maupun legislatif secara bersamaan, tentu saja jurnalis yang menjaga kode etik dan menulis serta menyampaikan berita yang berimbang bisa menjadi salah satu kunci keberhasilan pemilu yang damai dan sejuk, dengan menyajikan pemberitaan yang aktual kepada masyarakat,

“Media mempunyai peran sentral membangun bangsa dalam menjalankan fungsi pilar berdemokrasi. Saya tidak bisa membayangkan bila jurnalis tidak netral dan menggiring opini masyarakat yang dapat merusak demokrasi berujung kekacauan,” jelasnya

Akbar mengakui bahwa wartawan juga mempunyai hak konstitusi dalam melaksanakan tugasnya, dan juga mempunyai hak demokrasi yang tentu saja mempunya dukungan terhadap peserta pemilu.

Namun, dalam melaksanakan tugasnya, lagi-lagi wartawan dituntut dengan kode etik dalam penyajian berita, sehingga tidak mengandung fitnah, agitasi, dan sebagainya yang bisa memicu kekacauan di tengah-tengah masyarakat.

“Masyarakat tidak banyak tahu kalau bukan kita yang memberitakan, mereka tidak tahu apa saja yang jadi trending topik.

“Karena itulah, dalam situasi dan kondisi ini, kami berharap rekan-rekan tetap menjaga propesinalisme, dan menyajikan berita yang berimbang, tidak timpang, biarkan masyarakat yang menilai.

“Saya berharap kepada rekan media ke depan masih tetap bisa menjaga netritasnya dalam menyajikan berita, dan membuat berita yang membawa kesejukan, tidak ada unsur fitnah.

“Khusus terkait menghadapi pemilu, media bisa jadi mencerdaskan masyarakat. Saya harap media bisa menyajikan berita adil, fair, faktual, dan berimbang. Bukan sebaliknya memberitakan konten berisi hal-hal bersifat agitasi, fitnah dan perpecahan lainnya, utamanya menjelang pemilu ini. Itu kontribusi yg kami harapkan dari rekan pers di Tabagsel,” tambahnya. (MN-01)