MADINA, Mohga – Bupati Madina Muhammad Ja’far Sukhairi Nasution memberikan tanggapan tentang kekesalan maupun kekecewaan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi terkait banyaknya pejabat di lingkungan Pemda Madina yang tidak hadir dalam acara silaturahmi di gedung serbaguna, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Kamis (13/10/2022).
Dalam acara tersebut, pejabat mulai dari lembaga DPRD, Kepala Dinas, Camat dan Kepala Desa langsung diabsen Gubernur dengan cara berdiri dan tunjuk tangan. Minimnya kehadiran pejabat menjadi sebuah kekesalan orang nomor satu di Provinsi Sumatera Utara ini.
Dilihat dari roundown resmi yang dibagikan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Madina, pertemuan tersebut hanya ditujukan kepada mahasiswa, camat dan kepala desa. Lembaga DPRD tidak diikutsertakan dalam daftar tersebut.
Pidato Gubernur Sumut di hadapan ratusan para tamu undangan seakan mempermalukan Bupati dan Wakil Bupati Madina. Edy sempat mengira pejabat tidak takut kepada kepala daerah, bahkan ia meminta pejabat yang tidak hadir tanpa memiliki keterangan atau alasan agar diganti.
Menanggapi hal itu, Bupati Madina Muhammad Ja’far Sukhairi Nasution menenangkan suasana dan menyebut pejabat yang tidak hadir dikarenakan ada tugas lain sehingga tidak bisa hadir pada acara itu
Namun demikian, Sukhairi tidak memungkiri ada juga pejabatnya yang bolos dalam acara tersebut. Ia memerintahkan Wakil Bupati, Atika Azmi Utammi Nasution untuk menindaklanjuti soal absen.
“Ada beberapa kegiatan hari ini seperti acara stunting dan Ranperda di DPRD Madina. Pejabat saya berbagi tugas, namun yang bolos nanti akan kita absen siapa saja. Ini saya serahkan kepada ibu wakil bupati,” tegasnya.
Kemudian, MohgaNews mencoba menghubungi wakil bupati tentang absen yang dimaksud oleh bupati. Namun hingga saat ini belum ada tanggapan dari Atika Nasution.
Kepala Dinas Pertanian Madina, Siar Nasution, SP juga menjadi salah satu perbincangan Gubernur Sumatera Utara saat melakukan pemaparan soal hasil kinerja bidang pertanian di Madina lewat layar tancap.
Edy memerintahkan Bupati Madina agar segera memanggil Kepala Dinas Pertanian secepat mungkin untuk perbaikan sistem kinerja yang saat ini masih di bawah rata-rata.
Saat dihubungi MohgaNews, Siar mengaku sedang mengikuti Ranperda di DPRD Madina. Ia mengaku sudah meminta izin kepada Bupati tidak bisa hadir dalam acara pertemuan dengan Gubsu.
“Saya mengikuti acara Ranperda di DPRD. Soal ketidakhadiran itu, tadi sudah saya beritahu pak Bupati,” ungkapnya.
Pantauan di lapangan, pada saat acara berlangsung semua tamu undangan termasuk para pejabat merasa tegang soal pidato dan kata kata motivasi yang disampaikan oleh Eks Pangkostrad ini. Namun, setelah acara dinayatakan selesai, Gubsu pun kembali bersalaman dengan para pejabat dengan mimik wajah yang bagus penuh kekeluargaan.
Kunjungan kerja Gubernur Sumatera Utara sudah berakhir di Madina, Edy dan rombongan akan bertolak menuju Hotel Syamsiah di Kabupaten Padang Lawas untuk menghadiri berbagai kegiatan lainnya. (MN-08)











