MADINA – Jalan Provinsi Lintas Panyabungan-Natal tepatnya di perbatasan antara Desa Sopo Tinjak dan Bulu Soma, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), amblas. Dikhawatirkan roda perputaran perekonomian di wilayah Pantai Barat bisa lumpuh jika tidak segera diperbaiki.
Bupati Madina H. Saipullah Nasution meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution yang juga merupakan putra asli Kabupaten Madina itu segera memperbaiki jalan amblas tersebut.
Kerusakan pada badan jalan ini mengakibatkan kendaraan bertonase berat, termasuk truk pengangkut sawit, minyak CPO, dan distribusi bahan kebutuhan pokok, tidak lagi bisa melintas. Kondisi tersebut mulai menghambat arus logistik ke wilayah Pantai Barat.
Saipullah menyebutkan, jalur ini merupakan transportasi vital yang menghubungkan pusat kabupaten dengan kecamatan-kecamatan di Pantai Barat, yakni Batang Natal, Lingga Bayu, Ranto Baek, Natal, Batahan, Sinunukan, dan Muara Batang Gadis.
“Jika ini tidak segera ditangani, bukan hanya akses masyarakat yang terputus, tetapi distribusi logistik dan roda ekonomi Pantai Barat bisa lumpuh,” kata Saipullah, Jumat (5/12/2025).
Bupati Saipullah menjelaskan bahwa kerusakan tidak terjadi pada satu lokasi saja. Sepanjang jalur dari ibu kota kecamatan menuju Pantai Barat ditemukan banyak titik amblas, abrasi bahu jalan, dan longsor.
“Saat ini kita sedang memetakan seluruh titik kerusakan. Dalam satu hingga dua hari ke depan, data lengkapnya sudah bisa kita gunakan untuk pengajuan penanganan cepat,” jelasnya.
Data tersebut, kata Saipullah, akan segera disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sumut, Kementerian PUPR, dan BNPB Pusat sebagai dasar permohonan penanganan darurat.
“Kami berharap Pemprov Sumut segera turun tangan mengambil langkah strategis. Jika dibiarkan, Pantai Barat bisa benar-benar terisolasi,” ujarnya.
Untuk diketahui, jalan lintas dari Pantai Barat melalui Muara Batang Gadis ke Tapanuli Selatan juga telah putus total akibat bencana alam yang terjadi pada 26 November 2025.
Satu-satunya pintu masuk kendaraan bertonase berat saat ini hanya bisa melalui Desa Huta Nauli Kecamatan Ranto Baek tembus Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat. (FAN)






