MADINA — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengadakan follow up atau tindak lanjut Pelatihan Kader Dasar (PKD) yang baru-baru ini dilaksanakan. Follow up digelar di wisata sungai Tebing Tinggi, Kecamatan Panyabungan Timur, Minggu (19/10/2025) kemarin
Kegiatan diawali dengan lomba video parade kader baru yang mengangkat berbagai isu aktual di Kabupaten Madina, seperti kriminalitas, masalah sampah, menjamurnya toko retail, bullying, serta penggunaan media sosial yang berlebihan.
Lomba tersebut menjadi ruang ekspresi dan refleksi bagi kader-kader baru PMII untuk menunjukkan kepedulian terhadap kondisi sosial di lingkungan mereka.
Setelah sesi lomba video parade, kegiatan dilanjutkan dengan Follow Up PKD Gelombang II, tujuannya untuk melakukan kilas balik terhadap materi-materi PKD dan memperkuat kembali nilai-nilai dasar perjuangan PMII. Selain itu, acara ini juga menjadi momentum silaturahim antar sesama kader dan seremonial penyambutan kader baru.
Ketua PC. PMII Madina, Abdul Rahman Hasibuan, dalam sambutannya menegaskan bahwa PMII adalah wadah bagi mahasiswa untuk membangun kesadaran intelektual dan sosial.
“Menjadi kader PMII berarti siap berjuang untuk umat dan bangsa dengan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan. Semangat kader harus terus dijaga dengan komitmen, disiplin, dan rasa tanggung jawab terhadap organisasi,” ungkap Abdul Rahman.
“Kami berharap kader-kader baru mampu menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat, berpikir kritis, menanamkan jiwa solidaritas, dan tetap berpegang pada nilai-nilai Aswaja,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Muhammad Ammarullah Matondang melaporkan bahwa sebanyak 52 kader baru resmi diserahkan kepada cabang sebagai bagian dari keluarga besar PMII Madina.
“Sebanyak 52 kader telah melalui proses kaderisasi dengan semangat luar biasa. Hari ini mereka resmi menjadi bagian dari keluarga besar PMII Mandailing Natal. Kami juga mengumumkan para pemenang lomba video parade sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan kepedulian sosial mereka,” ujarnya. (MRL)






