PUNCAK SORIK MARAPI, – Ketua Partai Gerindra Sumatera Utara (Sumut) sekaligus Anggota DPR RI Dapil Sumut II, H Gus Irawan Pasaribu melakukan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) tani di Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (10/10/2021).
Dalam acara tersebut, Gus Irawan didampingi Wakil Ketua DPRD Sumut, Harun Musthafa Nasution dan beberapa pengurus Gerindra Sumut lainnya. Kemudian, Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis SH, Ketua Pemuda Tani Sumut, Fadli Abdina serta Camat Puncak Sorik Marapi, Akhiruddin.
Akhiruddin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh rombongan yang telah berkunjung dalam rangka sosialisasi tersebut.
“Kecamatan ini memiliki 11 Desa, kehadiran anggota DPR RI di sini baru pertama kali, kami sangat berharap apa pun yang bisa diperbuat untuk menyejahterakan masyarakat pada umumnya di bidang pertanian sangat kami harapkan,” kata dia
Ketua DPRD Madina, Erwin Lubis menyampaikan program tani mandiri ini sudah berjalan di beberapa Kecamatan di Madina termasuk di Kecamatan Siabu.
“Selaku Ketua DPRD Madina, apa pun yang menjadi peluang yang berdampak kepada masyarakat pasti akan saya dukung dan dorong. Melalui sosialisasi ini saya harap masyarakat mengeluarkan pendapatnya, agar kami bisa menindaklanjuti,” ungkap Erwin Lubis yang juga Ketua DPC Partai Gerinda Madina itu.
Ditambahkan Harun Musthafa, beliau menyebut program KUR tani yang sedang digalakkan tersebut merupakan bantuan yang didorong Partai Gerindra.
“Hari ini beliau (Gus Irawan) datang untuk membantu kita disini, inilah bantuan kami dari Partai Gerindra di bidang pertanian,” ujarnya.
Secara rinci, Gus Irawan menyebut, yang paling dibutuhkan di negeri ini adalah sektor pertanian. Maka dari itu, ia memandang sektor ini harus benar-benar diperhatikan ke arah yang lebih baik dan memiliki peningkatan.
Gus juga menilai, masyarakat Indonesia pada khususnya di Madina kebanyakan masyarakatnya mencari nafkah atau memiliki pekerjaan bidang pertanian. Dengan demikian, banyak kebutuhan yang harus dipersiapkan termasuk kebutuhan modal.
“Kemarin baru saya tandatangani MoU bersama bank Sumut untuk membantu para petani mendapatkan modal melalui KUR. Kemudian nanti kami siapkan patokan harga hasil panen dan tempat penampungan, begitu juga dengan ketersediaan pupuk,” pesan Gus Irawan.
Mantan Direktur Utama bank Sumut ini juga menerangkan, program KUR tani tersebut sudah berjalan di beberapa Kecamatan di Madina termasuk di Siabu. Untuk itu, masyarakat yang sudah bisa mengambil dana KUR.
“Setelah tiga musim tanam, pemuda tani berkolaborasi bersama Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sumut. Makanya kami angkat sebagai program di Sumut, dan lebih luas lagi, sudah kita kerjasamakan bersama bank BNI dan bank Sumut yang disaksikan langsung oleh Gubernur, Edy Rahmayadi,” timpalnya
“Dan, program ini sudah berjalan. Dana KUR nantinya bisa diperoleh melalui kelompok tani, namun untuk pengelolaan dilakukan secara individu,” imbaunya.
Terakhir, mewakili masyarakat bernama Darmin yang berprofesi sebagai petani menyampaikan beberapa keluhan soal pertanian.
“Yang menjadi kendala di lapangan pupuk bersubsidi langka. Padahal biasanya mudah ditemukan. Kemudian, masalah pemasaran dan infrastruktur jalan. Kami harap kehadiran bapak sekalian bisa mengambil solusi,” tutup Darmin.
Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua Pemuda Tani Indonesia Kabupaten Madina, Riski Pane dan sejumlah pengurus lainnya. (MN-08)












