Enam Kecamatan di Mandailing Natal Rawan Banjir

PANYABUNGAN, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memetakan wilayah rawan banjir dan longsor. Ada 6 kecamatan di Madina yang berpotensi banjir

Keenam kecamatan tersebut yaitu, Kecamatan Batang Natal, Rantobaek, Natal, Batahan, Panyabungan dan Kecamatan Siabu

Selain rawan bencana banjir, Kabupaten Madina juga memiliki beberapa kecamatan yang rawan longsor, yaitu Kecamatan Natal, Muara Sipongi, Panyabungan Selatan dan Kecamatan Kotanopan

Kepala BPBD, Muhammad Yasir Nasution mengatakan semua pemerintah kecamatan sudah diimbau agar mewaspadai kemungkinan bencana banjir dan longsor mengingat musim penghujan akan masuk. Ia meminta pemerintah kecamatan segera memberitahu BPBD apabila ada peristiwa banjir maupun longsor agar bisa segera menurunkan tim bantuan.

“Kita tetap siaga di posko kantor BPBD, kemudian group whatsapp kita juga ada untuk seluruh Kecamatan. Kami berharap kepada seluruh camat agar selalu siap memantau Desa di wilayahnya, jika ada peristiwa banjir dan longsor segera informasikan,” kata Yasir kepada MohgaNews, Sabtu (14/8/2021).

Terkait kejadian banjir di beberapa desa di Kecamatan Siabu pada Jum’at malam kemarin, Yasir menerangkan hari ini genangan air sudah mulai surut dan warga yang mengungsi sudah mulai kembali ke rumahnya masing-masing.

“Air sudah surut, tadi malam ada warga yang mengungsi tapi sebagian sudah kembali ke rumahnya, tim kita turut membantu di sana,” katanya sembari mengimbau masyarakat lebih waspada dengan situasi intensitas hujan yang tinggi. (MN-08)