MADINA – tahapan pilkada pemilihan bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) tahun 2024 sudah dimulai. Hampir semua partai politik memulai penjaringan atau pendaftaran bakal calon kepala daerah pada pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Madina tahun 2024.
Beberapa nama pun telah mendaftar, seperti: Ivan Iskandar Batubara, Atika Azmi Utammi, Endar Sutan Lubis, Arsidin Batubara, Hapsah Suleha, dan beberapa nama lainnya. Namun, dari beberapa nama bakal calon yang muncul, nama Erwin Efendi Lubis belum muncul pada daftar kandidat yang mendaftar ke penjaringan partai politik.
Padahal, Erwin Lubis salah satu tokoh yang paling diperhitungkan maju pada Pilkada Madina, karena anggapan orang ia punya modal besar untuk memenangkan kontestasi Pilkada 2024 di Kabupaten Madina. Selain menjabat Ketua DPC Partai Gerindra Madina, Erwin Lubis juga menjabat ketua DPRD Madina, dan mampu mempetahankan posisi pimpinan DPRD ini pada pemilu 2024.
“Erwin Efendi Lubis punya modal besar untuk memenangkan Pilkada Madina 2024. Dia memiliki elektabilitas paling tinggi dari kandidat yang bermunculan saat ini, empat kali terpilih pada pemilu di Kabupaten Madina sejak tahun 2009 yang lalu,” sebut Budi Lubis, pemerhati politik, Kamis (2/5/2024)
Ia mengungkapkan, perjalanan politik dan sepak terjang Erwin Efendi Lubis selama menjabat anggota hingga pimpinan DPRD Madina cukup meyakinkan untuk bertarung di Pilkada.
“Kita melihat Erwin Lubis cukup pandai berpolitik, terlepas dari plus minusnya, tapi kita perhatikan dia dicintai masyarakat, dekat dengan rakyat, punya ketegasan dan keteguhan dalam sikap. Saya kira dengan kondisi daerah kita saat ini, figur Erwin Lubis ini ditunggu masyarakat di Pilkada nanti,” ungkapnya.
Di sisi lain, Budi menyebut walaupun nama Erwin Lubis tidak muncul di pendaftaran yang dilakukan sejumlah partai politik di daerah, namun ia meyakini Erwin Lubis punya strategi politik yang bisa membuat kejutan.
“Tahapan ini kan masih permulaan, bisa saja nanti dia buat kejutan, pasti punya strategi politik menghadapi pilkada ini. Lagi pun Partai Gerindra yang ia pimpin saat ini memiliki 7 kursi hasil pemilu 2024, dia hanya perlu 1 kursi lagi untuk memenuhi syarat mendaftar ke KPU nanti,” pungkasnya.
Terpisah, Erwin Efendi Lubis menyampaikan saat ini ia fokus pada evaluasi perolehan suara hasil pemilu legislatif tahun 2024.
Namun, Erwin Lubis menyampaikan harapan, bagi siapapun kandidat yang akan maju pada pilkada Madina 2024 nanti, mampu membawa perubahan tatanan pemerintahan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.
“Saya hanya berharap siapapun nanti yang maju di pilkada dan terpilih menjadi bupati dan wakil bupati nanti, dapat membawa perubahan yang lebih baik. Masyarakat saat ini membutuhkan perubahan, baik dari tatanan pemerintahan, maupun perubahan program yang benar-benar membawa manfaat bagi semua lapisan masyarakat, sehingga fungsi pemerintahan itu berjalan dengan baik,” kata Erwin Lubis. (FAN)












