MADINA, Mohga – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi tidak hadir pada sidang paripurna istimewa hari ulang tahun ke 24 Kabupaten Madina pada Kamis (9/3/2023) kemarin. Absennya orang nomor satu di Pemprov Sumut ini disinggung Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis
Erwin Lubis ketika itu meyampaikan kekesalannya karena Gubernur Edy Rahmayadi maupun yang mewakili Pemerintah Provinsi Sumut tidak seorangpun yang hadir
Subriadi Nasution SH, pemerhati masyarakat menilai wajar ketua DPRD Madina menyampaikan kekesalannya karena puncak hari jadi Kabupaten Madina tidak dihadiri pemerintah provinsi
“apa yang disampaikan ketua DPRD Madina itu mewakili perasaan masyarakat Madina. Peringatan hari jadi ini cukup sakral bagi masyarakat, tentu kehadiran orang tua kita di Sumut ini dinantikan,
“Dan Pak Edy Rahmayadi perlu kita ingatkan, dia jangan lupa, karena lebih dari 90 persen pemilih di Kabupaten Madina memilih pasangan Eramas (Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah). Sekiranya Gubsu dan wagubsu ada kesibukan lain, setidaknya adalah perwakilan yang diutus,” kata Subriadi
Menurutnya, kondisi ini bisa mempengaruhi pilihan politik masyarakat pada Pilgubsu tahun 2024 yang akan datang
“tentu saja bisa jadi pengaruh, kalau seorang ketua DPRD Madina sudah menyampaikan kekecewaannya, itu sudah mewakili kekecewaan masyarakat. Kalau Edy Ijek nanti masih berpasangan perolehan suara mereka bisa turun di Kabupaten Madina,” ungkapnya
Diberitakan sebelumnya, ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis menyinggung ketidakhadiran Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pada sidang paripurna istimewa DPRD memperingati hari jadi Kabupaten Madina
“saya sebagai ketua DPRD mengucapkan terima kasih atas ketidakhadiran bapak gubernur maupun yang mewakili. Mungkin Kabupaten Madina ini tidak dianggap pak gubernur,” kata Erwin
Hadir pada sidang paripurna ini Bupati Madina dan wakil bupati beserta forkopimda juga tokoh masyarakat. (MN-01)






