Duka Tahun Baru Bagi Suardi, Nenek Waginem Ditemukan Tak Bernyawa

Panyabungan| warga Dusun Aek Galoga Desa Pidoli Lombang digegerkan atas penemuan mayat yang hanyut di aliran sungai Batang Gadis, Jumat (1/1/2021)

Setelah diidentifikasi, ternyata mayat tersebut diketahui bernama Waginem (65) warga Kelurahan Dalan Lidang Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina)

Mayat nenek Waginem ditemukan sekitar pukul 07.00 Wib oleh warga setempat bernama Ramli. Ketika itu, Ramli ingin buang air ke sungai Batang Gadis, lalu ia melihat sesosok jasad manusia mengapung di pinggir sungai. Ia pun memberitahukan warga yang lain untuk memberikan pertolongan

Suardi (40) anak kandung korban kepada MohgaNews menceritakan, Kamis malam ia keluar rumah untuk mengikuti pengajian shalawatan, ibunya Waginem ditinggal di rumah karena ada anaknya yang menjaga.

“Saya pulang sekitar pukul 02.00 Wib pagi tadi, saya lihat ibu masih tidur di kamarnya, kebetulan ibu saya sedang dalam masa penyembuhan sepulang dari rumah sakit, saya tinggal ibu bersama anak di rumah,” kata Suardi

“Tiba-tiba pas saya bangun pagi mau shalat Subuh pukul 05.00 wib, anak saya juga bangun dan langsung memanggil saya memberitahukan bahwa ibu tidak ada di kamar, setelah selesai shalat, kami mencari ibu dan bertanya ke tetangga, tidak ada yang tahu keberadaannya,” tambahnya

Saat sedang mencari keberadaan korban, Suardi didatangi tetangganya dan memberitahu ada penemuan mayat di sungai Batang Gadis Aek Galoga yang tak jauh dari kediaman Suardi dengan korban

“Saya langsung menuju ke lokasi, dan ternyata benar ibu saya yang hanyut itu dan sudah meninggal,” ujar Suardi menahan tangis di kamar jenazah RSU Panyabungan

“Rabu semalam tensi ibu 225 pas berobat di Sidimpuan, baru ini ibu keluar ke sungai padahal dirumah ada kamar mandi,” kenangnya

Kapolsek Panyabungan AKP Andi Gustawi membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, telah ditemukan mayat seorang perempuan bernama Waginem di sungai batang gadis, mayat tersebut ditemukan oleh seorang petani, selanjutnya mayat tersebut kita bawa ke Rumah Sakit Umum Panyabungan. Sesuai dengan hasil sementara dari keterangan Dokter bahwa di tubuh korban tidak ditemukan tanda kekerasan,”

“Untuk selanjutnya keluarga korban telah membuat surat pernyataan kepada kita untuk tidak dilakukan autopsi serta korban sudah dibawa kerumah duka di Aek Galoga,” kata Andi. (MN-08)