MohgaNews|Madina – DPP Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (Imman) menanggapi situasi politik menjelang Pilkada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) di bulan Desember mendatang.
Ketua DPP Imman, Hapsin Nasution kepada MohgaNews, Minggu (30/8/2020) mengatakan Pilkada merupakan amanat undang-undang dan sebuah jaminan demokrasi yang memberikan hak kepada setiap warga menentukan siapa pemimpinnya di daerah.
Hapsin menyebut Pilkada tujuannya untuk memenangkan hati rakyat. Agenda ini harus dapat memberikan kesejukan bukan perpecahan. Hapsin mengajak semua lapisan masyarakat supaya meninggalkan semua perdebatan apalagi hujatan dan caci maki
“Hentikan perdebatan, hentikan bully-an dan saling caci mencaci. mudah- mudahan pemimpin Madina 5 tahun ke depan adalah pemimpin yang peduli terhadap kepentingan masarakat luas,” kata Hapsin
Ia mengatakan, beberapa bulan ke depan merupakan masa-masa kritis bagi kabupaten Madina dan dapat berpotensi menyebabkan konflik di tengah masarakat mengingat akan perbedaan pendapat pendukung-pendukung pasangan calon dan dapat berpotensi menyebarluas di tengah masarakat
“Mari sama-sama gotong royong dalam kebhinnekaan dan mudah mudahan dapat menciptakan kerukunan serta saling bahu membahu dikarnakan siapun nantinya pemimpin yang terpilih adalah putra-putri terbaik Kabupaten Madina,
“Rap hita paturema Madina on,” pungkasnya. (MN-01/rel)












