Dahlan Nasution: Emmanuel Macron Harus Segera Minta Maaf kepada Umat Islam

0
811

Panyabungan| aksi kecaman atas pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang melecehkan agama Islam terus berlanjut, karena pernyataan Macron telah melecehkan simbol dan kesaklaran agama dan melukai hati umat Islam se-dunia.

Kali ini kecaman datang dari Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara. Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan Nasution yang saat ini sedang cuti kampanye menyatakan kecamannya atas pernyataan Immanuel Macron.

Dahlan Hasan Nasution menilai pernyataan Macron bisa menyulut emosi umat Islam se-dunia. Karena agama apapun tidak akan rela apabila simbol dan kesaklaran agamanya dilecehkan.

“Pernyataan yang disampaikan Immanuel Macron, presiden Prancis melukai hati lebih dari 2 miliar umat Islam se dunia. Dan agama apapun tidak akan sudi apabila simbol agamanya dilecehkan, apalagi menyebut Islam itu sebagai teroris. Kita mengecam pernyataannya itu,

“Kita hargai kebebasan berekspresi dan berdemokrasi, tetapi jangan sampai menciderai kehormatan, kesucian, dan kesaklaran nilai-nilai dan simbol agama. Kita juga mengecam keras aksi terorisme dimanapun, tapi jangan pula tindakan terorisme itu selalu dikaitkan dengan agama Islam,

“Agama Islam adalah Rahmat bagi sekalian alam, Islam mengajarkan cinta dan kasih sayang, agama Islam cinta kerukunan dan kedamaian, umat Islam bukan teroris,” kata Dahlan Hasan melalui siaran pers yang diterima MohgaNews, Selasa (3/11/2020)

“Karena itu, kita ikut mendukung dan meminta agar Emmanuel Macron segera mencabut pernyataannya sebelum umat Islam semakin marah,” ujarnya

Di sisi lain, Dahlan Hasan mendukung penuh langkah dan ketegasan Presiden Jokowi begitu juga dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang telah mengeluarkan anjuran memboikot semua produk dari Prancis

“Kita mendengar MUI sudah menunjukkan ketegasannya dengan mengimbau umat Islam Indonesia memboikot produk dari perusahaan Prancis. Apabila itu benar, kita sangat mendukung, sebelum Macron memohon maaf kepada umat Islam seluruh dunia, aksi pemboikotan ini salah satu upaya yang paling tepat untuk kita lakukan,” ungkapnya.

Di samping itu, calon Bupati Madina nomor urut 2 di Pilkada tahun 2020 ini mengimbau umat Islam khususnya di Kabupaten Madina agar menjaga kekompakan dan menunjukkan ke mata dunia bahwa umat Islam itu damai dan rukun serta tidak mengajarkan kekerasan

“harapan saya khususnya untuk masyarakat Mandailing Natal, kiranya kita yang merupakan Miniatur Indonesia yang beragam Etnis dan Agama yang ada di Madina, mari merapatkan barisan, jaga persaudaraan, toleransi, kerukunan, dan jangan mau terpropokasi dengan kejadian di Prancis, mari kita saling menyayangi, menghargai serta saling menghormati,” pesan Dahlan Hasan Nasution yang pada Pilkada Madina berpasangan dengan H. Aswin Parinduri dengan nomor urut 2. (MN-04)