MADINA, Mohga – Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Muhammad Jafar Sukhairi menyebut peran media massa amat penting dalam menjaga kondusifitas perpolitikan di daerah
Hal itu ia sampaikan pada saat menjamu forum pimpinan redaksi media massa berbasis lokal di Madina, Senin (26/9/2022) sore di Lopo Mandheling Coffee masjid agung Panyabungan
Sukhairi menyambut baik kehadiran forum pimpinan redaksi media massa berbasis lokal di kabupaten Madina.
“Saya senang forum ini dibentuk untuk tujuan yang sama mendukung pembangunan Madina yang lebih baik,
“Forum ini saya harap dapat memberikan masukan kepada saya dan ibu wakil bupati selaku kepala daerah maupun kepada semua organisasi pemerintah daerah. Sehingga kebijakan kami nanti lebih terarah dan dapat dirasakan manfaatnya bagi semua lapisan masyarakat.
“Tentunya saya meyakini peran media massa ini sangat berpengaruh pada tensi politik, karena itu kami meminta forum ini benar-benar ikut mengawasi semua pemberitaan yang kurang tepat atau tidak sesuai dengan kaidah yang ada. Sebab berita yang tidak sesuai dengan kaidah bisa memicu hoax sehingga menganggu stabilitas daerah,” pesan Bupati, Sukhairi Nasution
Ketua PWI Kabupaten Madina Muhammad Ridwan Lubis yang juga selaku pimpinan redaksi mohganews mengatakan, selayaknya forum ini benar-benar difungsikan pemerintah daerah sehingga publik tahu dan paham semua program pembangunan daerah
“Forum ini tidak lebih untuk memudahkan pemerintah daerah menyampaikan semua program secara terang benderang. Banyak kebijakan Bupati maupun wakil bupati yang bermanfaat dan menguntungkan masyarakat, tapi kita perhatikan penyampaian informasi ke publik belum maksimal,
“Ini bisa saja hubungan yang kurang harmonis antara wartawan dengan perangkat daerah, atau bisa juga organisasi perangkat daerah yang kurang dalam penyampaian informasi terkait programnya. Sehingga wartawan mencari konten atau sisi kurang baik dari setiap program pemerintah,” kata Ridwan
Ia mengungkapkan di Kabupaten Madina ada belasan media massa berbasis lokal yang perlu diperhatikan dan dimanfaatkan pemerintah daerah dalam penyebarluasan informasi pembangunan
“Kalau tidak salah ada 12 media massa lokal berbasis Madina. Ini baik sekali apabila dimanfaatkan pemerintah untuk penyebarluasan informasi, juga penting untuk diseminasi semua kelompok masyarakat memperoleh informasi yang benar. Tentu pemerintah juga harus memperhatikan media lokal ini sehingga dapat bertahan di tengah ancaman media sosial yang terlalu bebas menyebarkan kabar yang belum terjamin kebenarannya,” jelas Ridwan
Dalam peremuan tersebut, tampak hadir pimpinan redaksi lainnya seperti Safaruddin Siregar (startnews), Iskandar Hasibuan (malintang pos), Akhiruddin Matondang (berita huta), Alkaf Masri (madina pos), Dahlan Batubara (mandailing online), Khairun Rizki (manyota), dan Roi Samsuri (hayuatanet). (MN-08)






