MADINA – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution, SH MM pada hari pertama kerja memilih bertemu dengan para pedagang di Pasar Baru Panyabungan, Senin (24/3/2025).
Kunjungan Saipullah ke pasar tradisional tersebut didampingi Kepala Dinas Perdagangan Parlin Lubis, para Asisten, Staf Ahli, dan sejumlah pejabat di Pemkab Madina.
Dilihat, Saipullah dan rombongan tiba di Pasar Baru pukul 11.15 WIB. Saipullah langsung bercengkrama dengan pedagang musiman yang berada di bawah tenda di halaman pasar. Pedagang musiman ini menjual kue lebaran, takjil, dan makanan ringan lainnya.
“Gimana penjualannya buk, lancar kan. Apa yang menjadi kendala?,” tegur Bupati Madina. Lantas pedagang tersebut menjawab sampai saat ini dagangan mereka masih normal pembeli.
Disusul pedagang musiman lainnya, Saipullah menanyakan soal produk yang dijual apakah dari Madina. Contohnya, pedagang makanan, Saipullah menanyakan apakah ikan mas yang dijual itu dari kolam yang dibudidayakan di Madina.
“Ini ikan mas dibeli di mana, buk? Madina atau dari luar wilayah kita,” tanya bupati. Pedagang tersebut mengaku ikan mas dibeli di Madina, namun asal ikan mas tersebut tidak ia ketahui.
Setelah itu, Saipullah diarahkan oleh Kepala Dinas Perdagangan melihat kondisi bangunan pasar pagi yang sampai saat ini belum ditempati para pedagang sayuran.
Seterusnya, Saipullah Nasution mengarah ke lantai dua pedagang pakaian. Pantauan di lantai dua, masyarakat sudah mulai ramai belanja pakaian lebaran Idulfitri. Tepat di Toko Harapan Mama, pedagang pakaian pria di lantai dua terlihat akrab dengan Saipullah. Si pemilik toko ini mengaku dari Kelurahan Longat, Panyabungan Barat.
“Pak saya dari Longat, minta THR dong, pak. Untuk tahun depan harapannya semua kios di pasar ini digratiskan ongkosnya untuk setahun ya, pak,” sebut pria tersebut sambil tertawa.
Pemilik Toko Harapan Mama ini juga memberikan bingkisan kepada Bupati Madina Saipullah Nasution sebuah pakaian muslim berwana putih lengan panjang bermerek Sollu.
Mayoritas pedagang di Pasar Baru mengeluhkan soal pelanggan yang kini masih tergolong sepi. Pasalnya, Tunjangan Hari Raya (THR) ASN di Pemkab Madina belum dicairkan sampai saat ini. Namun demikian, Bupati Madina menyebut hal itu akan segera dibahas di Pemkab.
Bupati Saipullah meminta para pedagang sama-sama menjaga kenyamanan di pasar, mulai dari menjaga kebersihan, kualitas bangunan, hingga meningkatkan kewaspadaan tentang arus pendek. Hal-hal yang menjadi kendala akan diselesaikan dengan cara bergandengan tangan. (FAN)












