MADINA, Mohga – sebanyak 23 orang siswa SMA Negeri 1 Batahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terpaksa dilarikan ke Puskesmas karena mengalami pusing dan mual setelah mengonsumsi jajanan di kantin sekolah.
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (11/2/2023) pagi sekitar pukul 10.00 Wib, atau sewaktu jam istirahat. Hingga Sabtu sore, dari 23 orang anak yang sempat dirawat di Puskesmas sebagian sudah pulang dan 4 orang masih dalam penanganan medis
DMA (16) siswi kelas X yang sempat dirawat, menyebut ia mengalami pusing dan mual setelah makan nasi goreng pakai saos di kantin.
“Pusing dan mual itu mulai terasa setelah saya makan nasi goreng pakai saos,” katanya.
Sementara Kepala SMA 1 Batahan Sugeng SPd saat dikonfirmasi mohga membenarkan kejadian ini.
“Benar, siswi kami mengalami pusing, mual dan muntah-muntah. Terkait kepastian jajanan apa yang membuat mereka pusing belum kami ketahui. Kita masih menunggu hasil pemeriksaan Puskesmas,” katanya.
Kepala Puskesmas Batahan dr. Tukinah saat dikonfirmasi menyebutkan hal yang sama.
“Kita belum bisa memastikan jenis jajanan yang membuat siswi mengalami mual dan muntah. Terkait pengecekkan bahan makanan, kita harus mengirim sampelnya ke Laboratorium di Medan. Kami akan buatkan laporannya ke dinas dulu,” ujarnya
Dr Tukinah menyebut kondisi siswa yang diduga keracunan makanan itu saat ini sudah mulai membaik.
“Sebagian siswi yang terindikasi sudah mulai membaik dan sudah kita perbolehkan pulang, tinggal empat orang yang masih dalam perawatan,” tutupnya. (MN-14)






