Panyabungan| dinas pendidikan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akan memberlakukan sekolah tatap muka yang dimulai pada tanggal 4 bulan Januari tahun 2021
Keputusan tersebut berdasarkan SK empat menteri tentang pelaksanaan sekolah tatap muka. seluruh sekolah yang ada di Indonesia termasuk Kabupaten Madina mulai dari tingkat PAUD, TK, SD dan SMP akan kembali aktif belajar tatap muka di sekolah.
Hal itu disampaikan Kadis Pendidikan Madina, Drs H Gong Matua Nasution pada saat penyerahan piagam penghargaan kepada siswa berprestasi O2SN di SMP Negeri 1 Panyabungan, Rabu (16/12/2020) kemarin.
“Sesuai dengan SK 4 menteri diantaranya Menteri Pendidikan, Menteri Kesehatan, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri tentang pelaksanaan belajar tatap muka, kalau kita perhatikan dari SK sebelumnya, hanya saja di sana bedanya kalau SK yang baru ini, dia itu sekaligus semua mulai dari TK, PAUD, SD dan SMP,” terangnya
Gong Matua menyebut sesuai rencana yang dijadwalkan, tanggal 4 Januari 2021 mendatang akan dilaksanakan sekolah tatap muka. Namun harus tetap melakukan koordinasi dengan tim gugus tugas penanganan Covid-19 Madina terkait kondisi pandemi Covid-19
“Proses belajar tatap muka ini akan kita lakukan di semester dua. Jauh hari sebelumnya, kita juga sudah mengingatkan seluruh sekolah agar terlebih dahulu memastikan sekolah sudah menyiapkan semua sarana dan prasarana terkait protokol kesehatan, namun sebagian sekolah masih ada yang belum ter-update,” ungkapnya
Ditambahkan Gong, kepala sekolah diingatkan agar menyiapkan Alat Pelindung Diri (APD) seperti tempat cuci tangan, hand sanitizer dan masker. Hal tersebut sudah dimasukkan ke kolom yang harus diisi sekolah ke daftar pokok peserta didik (Dapodik).
“Selain menyediakan tempat cuci tangan, masker dan hand sanitizer, secara berkala sekolah juga harus melakukan penyemprotan dan kita harapkan untuk era baru ini dalam dua bulan kedepan sudah tidak ada lagi kendala,”
“Namun kepastian untuk sekolah tatap muka keputusannya tetap kembali kepada tim gugus tugas penanganan covid-19 Madina. Kalau kondisi dan status di Madina memungkinkan, kita sudah siap, sebab sejauh ini sudah 82,9% sekolah di Madina yang sudah mengisi kesiapan ke Dapodik,” tutupnya. (MN-08)











