MADINA, Mohga – Anak kedua dari pasangan Saddam Hussein dan Sakinah Lubis warga Desa Ipar Bondar Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) butuh bantuan untuk pengobatan anaknya yang sedang mengalami penyakit penumpukan cairan pada bagian tulang punggung belakang.
Saddam Hussein kepada Mohganews menjelaskan penyakit yang diderita anak keduanya tersebut timbul sejak lahir dengan proses operasi cesar.
Dia menyebut, anak kedua berjenis kelamin laki-laki ini belum diberi nama karena masih berumur 6 pekan atau sekitar 1,5 bulan.
“Ini merupakan anak kedua kami. Sementara anak pertama adalah perempuan berumur 8 tahun yang lahirnya dalam keadaan normal. Sedangkan anak kedua ini lahir dengan operasi, sebab dokter menyarankan itu dikarenakan ada kelainan pada kondisi kesehatan bayi,” katanya, Sabtu (27/5/2023).
Saddam juga mengaku, dia dan istrinya sudah melakukan upaya dalam hal pengobatan sang anak mulai dari menempuh rumah sakit di Kota Medan hingga ke Provinsi Sumatera Barat.
Namun, bayi tersebut belum juga sembuh mengingat belum bisa dimasukkan bius untuk pengobatan secara maksimal karena umur bayi yang masih tergolong muda.
“Beberapa rumah sakit sudah kita tempuh untuk pengobatan, tapi dokter mengatakan tunggu dulu dua atau tiga bulan ke depan agar pembiusan bisa dilakukan terhadap bayi,” jelasnya.
Pria berumur 34 tahun ini berharap pemerintah daerah maupun para dermawan peduli akan nasib mereka karena dalam setiap pengobatan membutuhkan biaya mulai dari pembelian obat hingga biaya operasional yang lumayan tinggi saat berada di luar kota.
“Bayinya saat berobat menggunakan BPJS Kesehatan, tapi pasti harus ada juga biaya operasional kita selama di sana. Kami memohon dan berharap kepada para dermawan dapat membantu dalam perjuangan pengobatan anak kami ini,” harapnya.
Saddam juga memohon doa kepada seluruh masyarakat agar anak keduanya segera sembuh dari penyakit yang diderita.
Bagi siapa saja yang mau membantu pengobatan bayi ini, bisa segera menghubungi nomor telepon orangnya bernama Saddam Hussein: 0812-6584-8460. (MN-08).






