Batahan Dilanda Banjir, 39 KK Mengungsi

MADINA, Mohga – sejumlah desa di Kecamatan Batahan Kabupaten Madina mengalami banjir dikarenakan hujan deras yang terjadi pada Kamis malam hingga Jumat (22/9/2023) dini hari.

Camat Batahan Irsal Pariadi menyebut ada tujuh titik lokasi banjir di wilayah itu, yakni: Desa Muara Pertemuan tepatnya jalan penghubung Km 13 Batahan-Sinunukan. Kedua, jalan penghubung Desa Bintungan Bejangkar Kecamatan Batahan ke Simpang Maryono Desa Bintungan Baru Kecamatan Sinunukan. Ketiga, jalan penghubung Kebun dongoran Desa Batahan I – Desa Batahan III.

Lokasi berikutnya jalan penghubung Desa Bintungan Bejangkar – Batahan IV. Kemudian jalan penghubung Kampung Kapas II Kecamatan Sinunukan – Dusun 5 Kotofuad Desa Batu Sondat Kecamatan Batahan. Lokasi keenam Desa Batahan l, dan terakhir pemukiman warga Desa Batahan IV.

“Ada tujuh titik lokasi banjir, ketinggian air mencapai satu meter,” kata Irsal

Ia menerangkan tidak ada korban jiwa pada peristiwa banjir ini. Namun sejumlah keluarga terpaksa mengungsi dikarenakan pemukikan dan tempat tinggalnya digenangi air.

“Ada beberapa keluarga yang mengungsi di dusun lima Kotofuad Desa Batu Sondat. Sekitar 39 rumah tangga dievakuasi dan mengungsi ke rumah penduduk lainnya yang lebih aman,” terangnya.

Aipda Muhammad Fadly, personel Polsek Batahan kepada mohga menyebutkan untuk Jalan Lintas Bantahan-Sinunukan hingga Jumat pagi belum bisa dilewati kendaraan.

“Kondisi jalan masih ditutupi air, untuk kendaraan baik itu mobil ataupun sepeda motor belum bisa dilewati, kedalam air mencapai 1meter dibadan jalan”, sebutnnya.

Diwaktu yang berbeda Camat Batahan melalui pesan di grup watsapp menghimbau kepada seluruh Kades dan Pj Kades untuk mengingatkan warga masing-masing supaya tetap waspada.

“Kami meminta kepala desa dan seluruh masyarakat agar tetap waspada, karena cuaca buruk dan curah hujan tinggi belakangan ini. Kita juga khawatir binatang air naik ke permukaan ke pemukiman penduduk,” imbaunya. (MN-14)