BATAHAN – Ardiansyah (16) siswa SMAN 1 Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akhirnya mengembuskan napas terakhir di klinik Saroha Sinunukan setelah hanyut saat mandi-mandi di dalam genangan air di jalan lintas Sinunukan-Batahan, Senin (11/12/2023).
Informasi diperoleh Mohganews dari Kepala Desa Muara Pertemuan Kecamatan Batahan, Abdi Negara.
Abdi mengatakan Ardiansyah sebelumnya mandi di genangan air yang disebabkan hujan beberapa hari terakhir. Tepatnya di jalan lintas Sinunukan-Batahan. Di mana lokasi tersebut sudah lama jadi langganan banjir. Dan ketika terjadi genangan air, anak-anak di sana memanfaatkannya untuk mandi.
“Informasi yang kita terima dari masyarakat sekitar lokasi kejadian,Sekira pukul 17:00wib sikorban ini mandi-mandi bersama rekannya di genangan banjir, lalu pada pukul 17:20 wib korban diketahui rekannya terbawa arus air,” tutur kades.
“Setelah mendapatkan informasi saya langsung bergerak menuju kelokasi kejadian, setiba di sana, warga yang ada disekitar kejadian sudah bergerak melakukan pencarian korban, sekira pukul 17:40 wib korban ditemukan di lokasi yang tidak jauh dari tempat dimana korban diketahui hanyut,” tambahnya.
“Setelah ditemukan, korban langsung dibawah kesebuah klinik terdekat untuk diberikan pertolongan, namun setelah diperiksa oleh pihak klinik, korban dinyatakan meninggal dunia,” tambahnya lagi.
Abdi Negara menyebut korban saat ini sudah dibawa pulang ke rumah duka, dan rencananya jenazah akan dikebumikan pada Selasa pagi di tempat pemakaman umum. (MAD)










