MohgaNews|Madina – aksi solidaritas Eveline Sago, anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) patut dicontoh. Begitu mendapat kabar seorang anak penderita gizi buruk memerlukan bantuan agar bisa berobat intensif, Eveline Sago langsung turun tangan.
Ia pun mengunjungi anak penderita gizi buruk bernama Waldi Rahmat warga Desa Sasaran Kecamatan Natal itu pada Jumat malam (14/9) kemarin. Eveline tak sendirian, ia langsung menghubungi Kepala Dinas Kesehatan dr Syarifuddin dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madina M Taufik Lubis SH, dan mereka sama-sama mengunjungi Waldi di ruang kelas 1 RSU Panyabungan.
Eveline meminta Kadis Kesehatan dan pihak RSU Panyabungan agar memberikan pelayanan yang baik untuk Waldi dan pasien miskin yang lain.
Kepada wartawan, Eveline mengaku banyak mendapat masukan dan informasi dari masyarakat, yang mana akibat keterbatasan fasilitas di Puskesmas maupun Rumah Sakit di Kabupaten Madina, warga harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.
Sementara, masyarakat banyak yang enggan melanjutkan pengobatannya bila harus dirujuk ke Rumah Sakit luar daerah. Itu dikarenakan ketiadaan dana.
“kita prihatin banyak masyarakat kita yang gagal menjalani pengobatan dikarenakan dirujuk ke rumah sakit luar daerah. Tentu saja kalau ke luar daerah harus punya biaya yang cukup, walaupun pasien BPJS, mereka disana kan pasti butuh penginapan, butuh makan, dan sebagainya. Ini yang sering jadi kendala sehingga mereka mengurungkan niatnya untuk melanjutkan pengobatan,
“ini tidak boleh terjadi berlarut-larut, kasihan warga kita yang ekonominya lemah. Karena itu, kami akan meminta ke Pemerintah supaya menyikapi permasalahan seperti ini, kita meminta ke Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan supaya menambah dan melengkapi semua peralatan kesehatan untuk RSU Panyabungan, jumlah penduduk kita sangat besar, wajar di Madina ini fasilitas Rumah Sakit sudah lengkap, sehingga tidak perlu berobat rujukan ke luar daerah,” ungkap Eveline Sago kepada wartawan usai menjenguk Waldi.
Untuk diketahui, Waldi Rahmat adalah seorang anak berusia sebelas tahun yang mengalami penyakit gizi buruk selama lima tahun terakhir.
Anak dari pasangan suami istri Khaidir (53) dan Wati (50) warga Desa Sasaran Kecamatan Natal itu tidak bisa berbuat apa-apa kecuali hanya terbaring di tempat tidur.
Sebelum dibawa ke RSU Panyabungan, Waldi sempat dibawa berobat ke RSU Husni Thamrin Natal. Namun, akibat ketersediaan fasilitas, ia dirujuk menjalani perawatan di RSU Panyabungan.
orangtua Waldi, Khaidir dan Wati mengucapkan terima kasih karena anak mereka mendapat perhatian dan bantuan dari anggota dewan dan pemerintah. Apalagi selama ini, orangtua Waldi yang hanya bekerja sebagai petani dengan penghasilan yang rendah, mereka tidak mampu membawa anaknya berobat dengan baik. Mereka hanya bisa membeli obat seadanya ke bidan maupun ke apotik.
“Alhamdulillah, kami berterima kasih karena telah diperhatikan dan dibantu ibu Eveline Sago bersama bapak dari dinas kesehatan dan dinas sosial, kami hanya orang miskin dan tidak bisa berbuat banyak untuk pengobatan anak kami, sekarang Waldi sudah bisa berobat di RSU Panyabungan pertolongan semua pihak,” kata Khaidir dan Wati. (MN-01)












