AKP Azwar Anas: Ada Aktor Lain Aksi Bentrok di Mompang Julu

0
1197

MohgaNews|Madina – Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Mandailing Natal (Madina) AKP Azwar Anas mengatakan proses pemeriksaan terhadap 17 tersangka peristiwa berujung bentrok di Desa Mompang Julu Panyabungan Utara. Masing-masing tersangka mempunyai peran mulai dari pelemparan batu ke Polisi, pembakar mobil, pelaku pemblokiran jalan dan lainnya.

Hal itu diungkapkan AKP Azwar Anas dalam rapat Forum koordinasi pimpinan daerah yang dipimpin Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, di aula Setdakab, Senin (6/7/2020).

Hadir juga Wakil Direktur Reskrimum Polda Sumut AKBP Faisal Napitupulu beserta jajarannya seperti AKP Henro Sutarno SH, dan undangan lainnya.

Di hadapan peserta rapat, Kasat Reskrim mengatakan, dari 17 orang tersangka tidak tertutup kemungkinan ada pelaku dari luar Desa Mompang Julu yang melakukan mobilisasi massa. Namun, sejauh ini pihaknya masih terus melakulan pendalaman keterlibatan pihak luar tersebut.

Pernyataan Kasat Reskrim Polres Madina itu juga diperkuat oleh Wadir Krimum AKBP Faisal Napitupulu dan menyebut ada aktor dari luar desa yang melakukan mobilisasi, tapi untuk saat ini masih didalami.

Dalam pertemuan itu, Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi meminta agar masyarakat Desa Mompang Julu lebih tenang, dan pihaknya terus melakukan sosialisasi dan imbauan edukatif kepada masyarakat dan masyarakat pun menyambut baik proses hukum yang dilakukan pihak Kepolisian.

Sementara itu, H Maraganti selaku tokoh masyarakat Desa Mompang Julu dalam pertemuan itu mengatakan, Pemerintah dan Kepolisian diharapkan hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memulihkan kondisi masyarakat.

Maraganti juga meminta agar Kepolisian hanya memanggil yang terlibat sehingga masyarakat bisa tenang, bagi pelaku yang diduga ada dari luar Desa Mompang Julu, masyarakat mendukung sepenuhnya agar polisi menangkap pelaku sehingga nama desa kembali baik di mata masyarakat luar.

Dapat diketahui saat ini polisi sudah menetapkan 17 orang tersangka pada aksi bentrok tersebut. 1 tersangka diantaranya perempuan dan 2 orang anak di bawah umur. Informasi dihimpun sebagian tersangka sudah dibawa ke Polda Sumatera Utara untuk proses menjalani proses pemeriksaan.(MN-01)