PANYABUNGAN,- Bupati Mandailing Natal (Madina) Muhammad Jafar Sukhairi Nasution merasa tidak dihargai sebagai pimpinan di daerah akibat daftar hadir Kepala Desa di lokasi rapat evaluasi capaian vaksinasi covid-19 sangat mengecewakan.
Bupati memerintahkan Sekretaris Daerah agar memeriksa data daftar hadir desa mana saja yang tidak hadir agar dibuat pertimbangan. Bupati berharap semua pihak agar memiliki sikap keseriusan.
“Saya merasa tidak dihargai pada acara ini. Kehadiran kepala desa saya lihat sangat rendah, padahal rapat ini sangat penting demi kebaikan kita bersama,” kata Bupati dalam pidatonya, Senin (13/12/2021) di gedung serba guna, Desa Parbangunan.
“Kemudian jangan terlalu banyak alasan, saling lempar bola. Pak kades jangan terlalu jumawa karena kalian dipilih langsung oleh masyarakat, jangan kalian fikir, tidak bisa di pecat, kalau dalam keadaan darurat seperti ini bisa saja di evaluasi, ini bukan main-main, semua kabupaten kota sibuk mengenai ini, karena ini persoalan serius,” tambahnya.
Sukhairi juga mengatakan kondisi rapat ini adalah menjadi pertimbangannya memilih siapa saja yang bisa mendengarkan apa yang diperintahkan.
“Saya pastikan 23 Januari 2022, saya sudah bisa melakukan mutasi. Ini catatan hitam untuk saudara,” tegas Sukhairi dengan nada keras.
Bupati memerintahkan seluruh Kepala Desa dan Lurah memiliki target dalam hal capaian vaksin di daerah masing-masing.
“Untuk kepala desa saya tekankan 10 orang perhari, dan kelurahan 40 orang. Saya minta semua pihak harus serius,” tegasnya. (MN-08)






