PANYABUNGAN, – traffic light salah satu alat pengatur lalu lintas yang sering ditemukan di pusat keramaian kota. Di kota besar, traffic light ini jadi panduan bagi pengguna jalan untuk selamat dari kecelakaan, itu pun apabila masih hidup dan berfungsi.
Berbeda dengan di Panyabungan, sebagai ibu kota Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Traffic light ini banyak tidak berfungsi sehingga masyarakat pengguna jalan menerobos masuk tanpa memperhatikan rambu-rambu lalu lintas. Tak sedikit yang mengalami kecelakaan di persimpangan jalan pusat kota Panyabungan.

Pantauan MohgaNews, Kamis malam (2/9/2021), di Panyabungan, sedikitnya ada 21 tiang traffic light. Tapi, dari jumlah itu hanya 4 tiang saja yang normal dan berfungsi, tepatnya di persimpangan jalan STAIN Madina di Kelurahan Dalan Lidang, Panyabungan. Sementara 6 tiang di sekitar Kelurahan Sipolupolu 6 tiang di jalan lintas timur, dan 5 tiang di pasar baru Panyabungan. Keseluruhan tidak berfungsi sebagaimana mestinya
Hamzah, warga Sipolupolu mengatakan, traffic light yang tidak berfungsi tersebut sering kali menyebabkan kemacetan dan beberapa kali sudah terjadi kecelakaan yang dikarenakan pengguna jalan berdesakan dan menerobos persimpangan jalan
Begitu juga di persimpangan pasar baru Panyabungan tepatnya di depan SPBU. Lampu traffic light yang padam total di situ setiap waktu jadi pusat kemacetan lalu lintas.
“Apalagi di setiap titik pusat keramaian tidak ada petugas lalu lintas, traffic light tak berfungsi, pengguna jalan sering ribut karena berdesakan dan menerobos jalan. Ini sudah hal biasa, karena perbaikan traffic light pun tidak ada,” sebutnya
“Kita berharap kepada instansi pemerintah terkait memperbaikinya, karena traffic light yang berfungsi akan mengurangi kecelakaan. Dan, kepada satuan lalu lintas Polres Madina kami harap bisa mengedukasi masyarakat supaya sadar mematuhi rambu-rambu lalulintas, untuk mengurangi resiko kecelakaan,” harapnya.
Berbeda dengan di jalan lintas timur Panyabungan, di beberapa ruas jalan persimpangan, tidak terlihat kemacetan kendaraan. Hanya saja, traffic light yang padam menyebabkan pengendara menerobos dan sering terjadi kecelakaan
“Traffic light yang tak berfungsi menyebabkan pengendara tak peduli keselamatan pengguna jalan lain,” ucap Rizkon
Sementara pantauan MohgaNews di persimpangan jalan STAIN atau pintu masuk lintas timur di kelurahan Dalan Lidang, walaupun traffic light berfungsi normal, tetapi masih banyak pengendara yang menerobos lewat melanggar aturan lalu lintas
“Di sini traffic light berfungsi, tapi masih banyak warga yang melanggar lampu merah, kesadaran masyarakat masih rendah,” ujar warga setempat bernama Taufik. (Mag-01/MN-red)






